Toefl Jadi Syarat Ujian Skripsi, Workshop Pelatihan Toefl Terlaksana Melebihi Ekspektasi

Salatiga-Fakultas Syari’ah (FaSya) UIN salatiga menerapkan kebijakan syarat pendaftaran untuk maju dalam ujian skripsi wajib menyertakan hasil ujian Toefl. Kebijakan ini memang belum menegaskan skor hasil toefl yang harus dimiliki oleh mahasiswa yang akan mengajukan ujian skripsi. Namun bagi sebagian mahasiswa, kebijakan yang sudah berjalan ini membawa kepanikan tersendiri bagi mereka. Tak lain halnya dikarenakan mereka masih banyak yang merasa kawatir ketika akan maju dalam ujian toefl.

Keresahan sebagian mahasiswa tersebut ditangkap oleh segenap anggota Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Hukum Ekonomi Syari’ah (HES) untuk dijadikan landasan menggelar Workshop Toefl bertajuk “Toefl Screat Surgery” yang berlangsung di aula Gedung Dekanat FaSya UIN Salatiga (24-6-2022). Terlibat dalam acara ini yaitu dari panitia HMPS HES yang berkolaborasi dengan Communicative English Club (CEC) UIN Salatiga dengan peserta terbatas hanya 50 orang dari mahasiswa UIN Salatiga. Pemateri dalam workshop ini Mazulfa, M.Pd. selaku Dosen Bahasa Inggris UIN salatiga,  Nurul Baroroh, M.Pd. selaku Dosen dan Pembina Syari’ah Internasional Center dan Risa Suryani, M.A. selaku Dosen dan Pembina Syari’ah Internasional Center Fasya UIN Salatiga.

Baca juga  Kerjasama Hukum Ekonomi Syariah (HES) dengan Asosiasi Program Hukum Ekonomi Syariah Indonesia (APHESI)

Tujuan workshop ini disampaikan oleh ketua panitia workshop pada wawancara dengan Humas melalui saluran media on-line whatsapp, “kami dari HMPS HES berupaya menyediakan wadah untuk mahasiswa/i UIN Salatiga agar tidak buta akan toefl. Diharapkan juga melalui workshop ini, mahasiswa bisa mendapat tips dan trik mengerjakan toefl dengan benar agar dapat memenuhi syarat ujian skripsi. Serta out-come dari acara ini bisa memotivasi kita untuk semangat mengejar dan mendapatkan beasiswa ke Luar Negeri.”

Kami sangat bersyukur atas terlaksananya kegiatan ini dan bisa berjalan dengan lancar. Terlebih acara ini ternyata melebihi ekspektasi kami yaitu reaksi dari mahasiswa UIN Salatiga sangat antusias. Buktinya dari pembukaan pendaftaran hanya beberapa jam dibuka kuota sudah terpenuhi, pungkasnya.

Baca juga  Peringati Anniversary, Prodi HES Mengadakan Seminar tentang Pengaruh Fatwa (DSN-MUI) di Indonesia