Rahasia Kiat Sukses Kontingen Fakultas Syari’ah Masuk Semi Final Lomba Mediasi Nasional

Salatiga– Fakultas Syari’ah terus menorehkan tinta emas untuk mengukir sejarah perjalan menuju Fakultas Unggulan. Kembali lagi mahasiswa FaSya IAIN Salatiga mampu menggaungkan nama Fakultas dan Institut melalui perlombaan nasional. Bermula dari pembukaan pendaftaran dalam lomba Mediasi Tarumanagara Law Fair III pada 18 Maret 2021 yang di selenggarakan oleh Universitas Tarumanagara bekerja sama dengan Mahkamah Agung dalam ajang perebutan Piala Mahkamah Agung Bergilir. Perlombaan ini setiap tahunnya selalu di adakan secara rutin.

Tergabung menjadi satu kelompok yang terdiri dari lima mahasiswa Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah IAIN Salatiga terpilih mewakili Fakultas untuk mengikuti perlombaan tersebut. Tim Mediasi terdiri Selfi Indri Setiani, lely Azhumi, Nazuma Ihsannudin Yusuf, Muhammad Fiqri Pratama, dan Ahmad Saiful Huda. Pelatih yang terpilih untuk mendampingi tim lomba tersebut dari LKBHI IAIN Salatiga yaitu M. Yusuf Khumaini, S.H.I., M.H. (Direktur LKBHI IAIN Salatiga).

Baca juga  Fakultas Syariah IAIN Salatiga Terima Studi Banding dari STIA Al Hidayah Bogor

Dalam ajang perlombaan mediasi Tarumanegara tahun ini terdiri dari tiga babak yakni:

  1. Babak Seleksi Berkas Mediasi dengan tema kasus yang telah ditentukan,
  2. Babak Penyisihan yang diikuti oleh 12 kampus yang lolos seleksi berkas,
  3. Babak final

Peserta perlombaan yang telah lulus berkas seleksi terdiri: UNWIKU, Univ Brawijaya, Univ Sriwijaya, Univ Maranatha, UPB, Univ Islam Sultan Agung, UNILA, Univ 17 Agustus 1945 Semarang, UMY, UNDIP, IAIN Metro Lampung, IAIN Salatiga, Univ Wijayakusuma Purwokerto, Univ Muhamadiyah Surakarta, Universitas Islam Indonesia, UIN Jakarta, Universitas Gajah Mada.

Selfie dalam jumpa wawancara dengan Fakultas memaparkan rahasia tim kiat bisa masuk semifinal adalah kekompakan anggota tim, saling menguatkan dan mensupport satu sama lain. Ketegangan dalam perlombaan sering membawa angin tidak percaya diri yang membuat situasi di perlombaan menjadi hampir menyerah, namun karena kekompakan dan saling menguatkan sehingga kondisi tersebut yang membawa peran banyak untuk bersama melangkah dan bersama yakin bahwa kita mampu.

Baca juga  Lulusan FaSya IAIN Salatiga Siap Menjadi Hakim: Program Unggulan Qiroatul Kutub Menjadi Penguatan Kemampuan Akademik