Author Archives: admin

MENENGOK PELUANG, TANTANGAN DAN KREATIFITAS PENINGKATAN KINERJA ORGANISASI MAHASISWA

  • Salatiga- Peningkatan kinerja, program kerja dan kreatifitas organisasi mahasiswa pada era modern saat ini lebih banyak dibungkus dengan Studi Banding pada lembaga lainnya. Kegiatan tersebut dijalankan oleh

23 Mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yang melakukan kunjungan belajar berorganisasi pada hari Senin, 23 April 2018 di salah satu Perguruan Tinggi Islam Negeri yang ada di Salatiga, yaitu Institut Agama Islam Negeri Salatiga.

 

Mereka yang berkunjung tergabung dalam anggota organisasi mahasiswa Himpunan Mahasiswa Jurusan Hukum Keluarga Islam (HMJ HKI), dan disambut hangat oleh Bapak Sukron Ma’mun, S.Hi., M.Si selaku Kepala Jurusan Hukum Keluarga Islam IAIN Salatiga dan Ibu Dr. Siti Zumrotun, M.Ag selaku Dekan Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga.

 

Dalam kegiatan itu, HMJ Hukum Keluarga Islam Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddun Jambi dengan HMJ Hukum Keluarga Islam IAIN Salatiga saling bertukar pikiran mengenai  apa saja yang dilakukan di masing-masing HMJ HKI di Perguruan Tingginya.

 

Disamping tujuan mereka untuk saling bertukar pikiran, kunjungan tersebut sekaligus untuk menyambung silaturahmi antar sesama Perguruan Tinggi dibidang Hukum Keluarga Islam.

 

Dalam pembahasan kemarin, Khasan Alimuddin selaku ketua HMJ IAIN Salatiga menyampaikan, “Selain sebagai mahasiswa yang berkecimpung dibidang akademik, kita sebagai mahasiswa sarjana hukum memiliki peran yang lebih utama yaitu bagaimana kita dapat menerapkan hukum dimasyarakat”. Paparan Khasan Alimuddin tersebut diterima dengan baik oleh Anggota HMJ HKI UIN STS Jambi.

 

Ketua pantia dari HMJ HKI UIN STS Jambi juga menyampaikan bahwasannya, mereka sangat senang karena dapat berkunjung di IAIN Salatiga. Selain itu, mereka juga berinisiatif untuk menerapkan segala sisi positif yang dimiliki HMJ HKI IAIN Salatiga dikampus mereka. Begitu juga yang dilakukan oleh HMJ HKI IAIN Salatiga mereka mengambil sisi postif yang dimiliki oleh HMJ Hukum Keluarga Islam UIN STS Jambi untuk di terapkan dalam sistem kepengurusanya.

 

Melalui kesempatan itu, HMJ HKI UIN STS Jambi dan HMJ HKI IAIN Salatiga berharap hasil dari kunjungan tersebut dapat bermanfaat dan dapat diterapkan bagi masing-masing organisasi tersebut. (Khasan/Syari’ah)

Gelar Sarjana Merupakan Tanggung Jawab Besar dan Penuh Amanah

Salatiga-Fakultas Syraiah IAIN Salatiga pada hari senin 23 April 2018 mengadakan pelepasan wisuda periode VII tahun akademik 2017/2018 yang bertempat di Aula Fakultas Syraiah IAIN Salatiga yang dimulai dari pukul 08.30 WIB. Pelepasan wisuda ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Syariah, Para wakil dekan, ketua jurusan dan sekretaris Jurusan di Fakultas Syariah IAIN Salatiga, dosen dan para tamu undangan.

Fakultas Syariah IAIN Salatiga pada acara pelepasan wisuda VII kali ini mewisuda  32 mahasiswa. Ke 32  Mahasiwa tersebut adalah, sebanyak 21 Mahasiswa dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) dan sebanyak 11 Mahasiswa dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES).

Acara pelepasan wisuda VII berlangsung dengan khidmat yang dimulai dengan pembacaan kalam Illahi yang dibacakan oleh Lia Wardah Nadhifah S.H yang merupakan wisudawan dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI). Pada acara pelepasan wisuda kali ini Dekan Fakultas Syariah IAIN Salatiga Dr. Situ Zumrotun, MAg menyerahkan kenang-kenangan berupa plakat wisuda kepada perwakilan wisudawan dan sekaligus penyerahan hibah dari alumni ke fakultas Syariah IAIN Salatiga berupa jam matahari.

Zulfa Hudaya SH dalam sambutannya yang mewakili wisudawan Hukum Keluarga Islam (HKI) menyampaikan perlunya rasa cinta terhadap instutusi sebagai bentuk pengabdian nayata terhadap kemajuan kampus tercinta fakultas Syari’ah IAIN Salatiga. Sementara itu Muhammad Ro’isun Ni’am yang mewakili wisudawan Hukum Ekonomi Syari’ah (HES) menekankan pentingnya usaha yang nayata dalam mengamalkan ilmu yang didapat ditengah-tengah kehidupan masayarakat nantinya, menurutnya gelar sarjana yang diperoleh merupakan tanggung jawab yang besar dan penuh amanah dalam mengembannya.

Disamping melakukan pelepasan wisudawan oleh dekan Fakultas Syariah IAIN Salatiga, Para wisudawan juga dibekali dengan berbagai pengalaman advokats yang disampaikan oleh Bapak Nurun Jamaluddin, SH, MH.I dengan harapan para wisudawan Fakultas Syariah IAIN Salatiga dapat berperan aktif di tengah-tengah masyarakat terutama dalam hal advokasi.

Sementara itu Dekan Fakultas Syariah IAIN Salatiag Dr. Siti Zumrotun, MA.g dalam sambutannya berpesan kepada para wisudawan untuk tetap berkarya dalam mengarungi kehidupan ini “berjalan terus untuk melukis awan dan meraih bintang” tutur dekan, tidak lupa pula menyematkan doa yang terbaik bagi para wisudawan supaya kelak sukses dalam mengarungi kehidupan di dunia dan akhirat.

Dekan fakultas Syariah menjelaskan bahwa pasca kelulusan ini sudah saatnya untuk beramal dan berprestasi “A’maluu Fauqo ma ‘amiluu” (berbuatlah lebih baik dari yang mereka lakukan) sungguh-sungguh dalam bekerja, berfikir, sabar dan tawakkal. Di akhir sambutannya ibu dekan kembali menegaskan bahwa bekal hidup itu bukan hanya ilmu tapi akhlak dan moral juga tidak kalah pentingnya sebagai bekal dalam mengarungi kehidupan ini. (AliGeno/Syari’ah)

Gerakan Nyata Penanggulangan Kekerasan di Masyarakat

Salatiga-Perempuan dan anak merupakan kelompok yang paling rentan terhadap tindak kekerasan. Setiap tahunnya berbagai kasus yang dialami perempuan dan anak sebagai korban, berkembang secara signifikan dan mendesak untuk dituntaskan. Mulai dari kasus kekerasan, trafficking, pelecehan seksual, eksploitasi anak dan perempuan, hingga kasus anak berhadapan dengan hukum. Masing-masing kasus membutuhkan perhatian khusus agar penanganan yang diberikan pun tepat sasaran.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Salatiga menggelar Seminar Internasional bertajuk “Self & Family Protection (Practical Methodological Review)” dengan nara sumber Dr. Katharina Werner (Universitas Passau-German), Dr. Ir. Arianti Ina R. Hunga, M.Si. (Secretary of ASGWU/ Indonesian Association of Gender and Women Studies) dan Dr. Siti Zumrotun, M.Ag. (Dekan Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga/ Pioneer of Gender Studies), berlangsung Kamis 18 April 2018di Gedung FTIK IAIN Salatiga.

Dalam seminar tersebut Dekan Fakultas Syari’ah menyampaikan tulisan dari Ibda’ binafsik “persoalan perkosaan, pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan tidak hanya bisa diselesaikan melalui kebijakan dan peraturan perundang-undangan. Dia harus dimulai dengan perubahan paradigma masyarakat dalam melihat bagaimana posisi perempuan, baik terhadap laki-laki, terhadap masyarakat, maupun terhadap negara. Budaya kita yang harus diubah, dan semua itu bisa dilakukan mulai dari diri kita sendiri”.

Lanjutnya beliau menyampaikan materi ttg OSSOS/F (Student Save One Student/Family) dalam perspektif Islam. OSSOS/F merupakan program yang diinisiasi oleh kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang kemudian menjadikan kota salatiga sebagai pilot project dengan bekerjasama dengan dua perguruan tinggi yang ada di dalamnya yakni IAIN Salatiga dan UKSW.

OSSOS/F merupakan aksi nyata dalam menanggulangi permasalahan yang ada di kalangan mahasiswa pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Ketika selama ini kita mengadakan berbagai seminar, workshop dan penelitian tentang bagaimana mengubah paradigma masyarakat tentang kekerasan terhadap gender dan anak maka dengan adanya OSSOS/F ini merupakan wujud nyata sebagai bentuk implementasi di tengah-tengah masyarakat. Jiwa OSSOS/F ini sejalan dengan tuntunan dalam Islam yang tercantum dalam surat Al Maidah ayat 2 yakni saling tolong menolong disamping itu agama kita juga telah mengajarkan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Tentang kepada siapa kita menolong, islam mengajarkan ada 3 tingkatan persaudaraan yakni ukhwah islamiyah, ukhwah wathaniyah dan ukhwah basyariyah, dari ketiga hal tersebut yang paling tinggi tingkatannya adalah ukhwah basyariyah artinya setelah menapaki ukhwah islamiyah dan ukhwah wathaniyah sudah seharusnya seseorang menggapai tingkatan ukhwah yang lebih tinggi, lebih mendalam dan lebih mendasar yakni ukhwah basyariyah, imbuhnya. (Hijri/ADM Syari’ah)

FAKULTAS SYARIAH BERHASIL MERAIH JUARA UMUM

Salatiga- Ucapan selamat disampaikan langsung oleh Dekan Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga pada rapat Fakultas, atas kekompakan segenap dosen, karyawan dan mahasiswa syari’ah yang telah berhasil meraih gelar juara umum pertandingan olahraga dan lomba dalam rangka perayaan Dies Natalis IAIN Salatiga ke 48.

Acara yang digelar pada hari Sabtu, 14 April 2018 di Kampus 3 IAIN Salatiga, diawali dengan kegiatan jalan sehat ( start dan finish halaman kampus 3 bergerak mengelilingi kelurahan pulutan). Kemudian dilanjutkan dengan berbagai pertandingan olahraga dan lomba anatar sivitas akademika yang berlangsung meriah dengan sorak sorak peserta dan pendukungnya.

Kemeriahan semakin bertambah ketika acara IAIN Mencari Bakat (IMB) yang menampilkan peserta dengan bakat menyanyi, bermain alat musik, bela diri, membaca pusi dan lainnya. Karaoke bersama juga menjadi acara favorit dengan penonton yang sangat antusias mengikutinya dengan tawa sorak mereka.

Lebih lanjut Dosen Bahasa Arab Fakultas Ushuludin berpendapat bahwa “tujuan utama diadakannya kegiatan ini diharapkan mampu merekatkan tali silaturahmi antar dosen, karyawan dan mahasiswa serta seluruh keluraga besar IAIN Salatiga”.

Pembagian hadiah kepada pemenang dan doorprize untuk peserta jalan sehat menjadi penutup rangkaian acara hari tersebut. (Hijri/ADM Syari’ah)

FAKULTAS SYARIAH SAMBUT BULAN RAMADHAN 1439H/2018M DENGAN LOKAKARYA IMSAKIYAH

Salatiga, syariah.iainsalatiga.com-Lokakarya Imsakiyah menjadi bentuk kegiatan rutin tahunan yang diadakan oleh Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Pada hari Rabu, (21/03/2018) di Auditorium Kampus II Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga, mendatangkan narasumber ahli ilmu falak yaitu: Prof. Dr. H. Zuhri, M.A. (Guru besar dan ahli falak IAIN Salatiga), Drs. KH. Slamet Hambali, M. S.I. (Ahli falak UIN Walisongo), Drs. Mutoha Arkanuddin, M. Pd. (Ketua ru’yatul hilal inddonesia). Serta dalam acara tersebut di moderatori oleh Yusuf Khumaini S.H.I.,M.H. (Dosen Ilmu Falak IAIN Salatiga).

Dr. Agus Waluyo, S.Ag. (Wakil Rektor I IAIN Salatiga) memberikan sambutan bahwa “Kegiatan ini di selenggarakan untuk memberikan inisiasi dan motivasi bagi semua untuk menentukan kapan satu Ramadhan itu tiba.

Dekan Fakultas Syari’ah (Dr. Siti Zumrotun, M.Ag.) juga menyampaikan dalam sambutannya “Lokakarya Imsakiyah adalah sebuah bentuk kegiatan dari pengabdian ilmiah yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai informasi penentuan awal bulan ramadhan”.

KH. Slamet Hambali, M. S.I. memberikan beberapa kesimpulan narasinya:

  1. Ijtima’ akhir Syakban 1439 H terjadi hari Selasa Kliwon, 15 Mei 2018 M pk. 18:50:28 WIB (pk. 18:50:28 GMT)
  2. Matahari terbenam dari menara Al-Husna MAJT terjadi pk. 17:30 WIB
  3. Mengingat hari Selasa Kliwon, 29 Syakban 1439 H/15 Mei 2018 M pada saat matahari terbenam belum terjadi ijtima’ /konjungsi dan bulan masih di bawah ufuk, maka bulan syakban diistikmalkan menjadi 30 hari, yaitu pada hari berikutnya Rabu Legi, 16 Mei 2018 M adalah tanggal 30 Syakban 1439 H
  4. 1 Ramadhan 1439 H akan jatuh hari Kamis Pahing, 17 Mei 2018 M. Walaupun demikian kita tetap menunggu keputusan Pemerintah RI melalui sidang Isbat yang akan dilaksanakan pada hari Selasa Kliwon, 15 Mei 2018 M setelah shalat maghrib.

Acara yang berlangsung hikmat dari pagi sampai siang hari dihadiri juga dari undangan-undangan instansi pemerintah, takmir masjid, ormas dan para mahasiswa syariah pula. Sesi dibukanya pertanyaan menambah semangatnya peserta lokakarya dalam bertabayun mendapatkan informasi serta ilmu yang disampaikan tiga narasumber tersebut di atas. (Hijri/ADM Syari’ah)

Amanah Besar SEMA, DEMA, HMJ Fakultas Syariah Periode 2018-2019

Salatiga, syariah.iainsalatiga.ac.id – Dekan fakultas Syari’ah, Dr. Siti Zumrotun, M.Ag resmi melantik pengurus baru Senat Mahasiswa (Sema), Dewan Mahasiswa (Dema) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fakultas Syari’ah, periode 2018/2019 dengan mengusung tema ‘Meneguhkan Identitas Mahasiswa Sebagai Agent of Change‘. Pelantikan tersebut berlangsung hikmat di Aula lantai tiga gedunng sekretariat Fakultas Syariah pada Rabu (7/3).

Pelantikan juga dihadiri oleh Wakil Dekan I: Dr. Irfan Hilmi, Wakil Dekan II: Muhammad Hafid, Wakil Dekan III: Dr Ilya Muhsin dan ketua program studi.

Nomor surat pelantikan sebagai berikut:

Sema: B-0197/In.21/D2/KM.01.3/03/2018
DEMA: B-0198/In.21/D2/KM.01.3/03/2018
HMJ HTN: B-0199/In.21/D2/KM.01.3/03/2018
HMJ HKI: B-0200/In.21/D2/KM.01.3/3/2018
HMJ Hes: B-0201/In.21/D2/KM.01.3/03/2018

Dalam sambutannya Dekan Fakultas Syari’ah “Mahasiswa yang masuk dalam kepengurusan Dema, Sema dan HMJ adalah sebagai orang-orang pilihan, maka sejak dinilah harus berlaku disiplin, adil dan bermartabat.

“Saya berpesan kepada pengurus yang baru agar dalam program-program kedepannya lebih baik lagi dan kreatif dari sebelumnya”, tutupnya.

(Hijri/ADM Syari’ah)

Pengumuman Ujian Komprehensif Lisan Jurusan

PENGUMUMAN UJIAN KOMPREHENSIF LISAN JURUSAN

JURUSAN HUKUM KELUARGA ISLAM

 Hari/Tanggal           : Rabu, 07 Maret 2018

Tempat                    : Aula Kampus 2                                 Waktu             : 08.00 – Selesai

NO. NAMA PESERTA NIM DOSEN PENGUJI
         1. Zainal Mufid 211-13-023 Sukron Ma’mun, S.HI., M.Si.

 

         2. Nur Afandi 211-14-038
         3. Nidya Nur Aufa 211-13-013
         4. Siti Muarifatul Luthfi 211-14-004
         5. Ayis Rakasiwi 211-13-035
         6. Siti Nurul Asiyah 211-14-008
         7. Novita Purnita Sari 211-13-033
         8. Ahmad Miftakhuzzahid 211-13-005
         9. Dicky Kurnia Wardana 211-13-014
       10. M. Rudy Darussalam 211-13-015
       11. Suripto Bero 212-14-003 M.Yusuf Khummaini, M.H.
       12. Estiani 212-14-007
       13. Siti Choiriyah 212-14-005
       14. Mas’udah Listiyati 212-14-006
       15. Irin Sulistiyani 212-14-009
       16. Sofiyah Huda Riyanti 212-14-009
       17. Samsul Huda 212-14-004
       18. Herwin Dwinata 212-14-002
       19. Achmad Saefuddin Zuhri 222-12-001
       20. Ely Lidiana 212-14-008

 

PENGUMUMAN UJIAN KOMPREHENSIF LISAN JURUSAN

JURUSAN HUKUM EKONOMI SYARI’AH/ HES

 Hari/Tanggal         : Rabu, 07 Maret 2018

Tempat                  : Aula Kampus 2                                 Waktu             : 08.00 – Selesai

NO. NAMA PESERTA NIM DOSEN PENGUJI
         1. Hayyik Lana M.A.R 214-13-044 Heni Satar Nurhaida, S.H., M.Si.
         2. Ichsan Ridwan 224-11-001
         3. Ali Ma’shum 214-13-034
         4. Ilham Indiawan 214-13-014
         5. Fatma Amalia 214-13-009
         6. M.Ro’siun Ni’am 214-13-010

Perhatian : mahasiswa peserta ujian di wajibkan untuk memakai pakaian bawahan hitam dan atas putih berdasi dan berpeci untuk laki-laki dan kerudung hitam untuk perempuan serta memakai almamater IAIN.

 Materi bisa didownload :

  1. Materi HKI
  2. Materi HES

(Hijri/ADM Syari’ah)

Pengumuman Ujian Komprehensif Lisan Keislaman

PENGUMUMAN UJIAN KOMPREHENSIF LISAN KEISLAMAN

JURUSAN HUKUM KELUARGA ISLAM (HKI)

 Hari/Tanggal   : Senin, 05 Maret 2018                        Jurusan            : Hukum Keluarga Islam

Tempat            : Aula Kampus 2                                 Waktu             : 08.00 – Selesai

 

NO. NAMA PESERTA NIM DOSEN PENGUJI
1. Zainal Mufid 211-13-023 Drs. Machfud, M. Ag.
2. Nur Afandi 211-14-038
3. Nidya Nur Aufa 211-13-013
4. Siti Muarifatul Luthfi 211-14-004
5. Ayis Rakasiwi 211-13-035
6. Siti Nurul Asiyah 211-14-008
7. Achmad Saefuddin Zuhri 222-12-001

 

Hari/Tanggal   : Selasa, 06 Maret 2018                       Jurusan            : Hukum Keluarga Islam

Tempat            : Aula Kampus 2                                 Waktu             : 08.00 – Selesai

 

NO. NAMA PESERTA NIM DOSEN PENGUJI
1. Suripto Bero 212-14-003 Muhammad Taufiq Zam Zami, M.A
2. Estiani 212-14-007
3. Siti Choiriyah 212-14-005
4. Mas’udah Listiyati 212-14-006
5. Irin Sulistiyani 212-14-009
6. Sofiyah Huda Riyanti 212-14-009
7. Samsul Huda 212-14-004
8. Herwin Dwinata 212-14-002
9. Novita Purnita Sari 211-13-033 Nor Mohammad Abdoeh, M.H.I.
10. Ely Lidiana 212-14-008

 

PENGUMUMAN UJIAN KOMPREHENSIF LISAN KEISLAMAN

JURUSAN HUKUM EKONOMI SYARI’AH

 Hari/Tanggal   : Selasa, 06 Maret 2018                       Jurusan            : Hukum Ekonomi Syari`ah

Tempat            : Aula Kampus 2                                 Waktu             : 08.00 – Selesai

 

NO. NAMA PESERTA NIM DOSEN PENGUJI
         1. Hayyik Lana M.A.R 214-13-044 Nor Mohammad Abdoeh, M.H.I.
         2. Ichsan Ridwan 224-11-001
         3. Ali Ma’shum 214-13-034
         4. Ilham Indiawan 214-13-014
         5. Fatma Amalia 214-13-009
         6. M.Ro’siun Ni’am 214-13-010

Perhatian:

  1. Bagi yang tidak mengikuti ujian tulis & lisan tanpa keterangan, maka tidak diperbolehkan  mengikuti ujian lisan tahap selanjutnya, dan baru diperbolehkan mengajukan ujian lisan pada tahun ajaran berikutnya.
  2. Mahasiswa peserta ujian di wajibkan untuk memakai pakaian bawahan hitam dan atas putih berdasi dan berpeci untuk laki-laki dan kerudung hitam untuk perempuan serta memakai almamater IAIN.

Materi bisa didownload :

  1. Materi HKI
  2. Materi HES

Pengumuman Ujian Komprehensif Tulis Ulang

PENGUMUMAN

UJIAN KOMPREHENSIF TULIS ULANG

MAHASISWA FAKULTAS SYARI’AH IAIN SALATIGA

A.Jurusan Hukum Keluarga Islam

NO.

NIM NAMA Nilai Ujian Tulis Keterangan Nilai Tulis Arab Tarjamah Keterangan
1 212-14-003 Suripto Bero 73 Lulus 70 Lulus
2 211-13-023 Zainal Mufid 60 Lulus 95 Lulus
3 211-14-038 Nur Afandi 66 Lulus 90 Lulus
4 212-14-008 Ely Lidiana 70 Lulus 75 Lulus
5 212-14-007 Estiani 61 Lulus 80 Lulus
6 211-13-013 Nidya Nur Aufa 63 Lulus 75 Lulus
7 211-14-004 Siti Muarifatul Luthfi 74 Lulus 85 Lulus
8 211-13-035 Ayis Rakasiwi 63 Lulus 70 Lulus
9 212-14-005 Siti Choiriyah 57 Tidak Lulus 75 Lulus
10 211-14-008 Siti Nurul Asiyah 68 Lulus 85 Lulus
11 222-12-001 Achmad Zaefuddin Z. 63 Lulus 95 Lulus
12 212-14-006 Mas’udah Listiyati 61 Lulus 95 Lulus
13 212-14-009 Irin Sulistiyani 75 Lulus 80 Lulus
14 211-13-033 Novita Purnita Sari 60 Lulus 75 Lulus
15 212-14-011 Sofiyah Huda Riyanti 79 Lulus 80 Lulus
16 212-14-004 Samsul Huda 69 Lulus 70 Lulus
17 212-14-002 Herwin Dwinata 69 Lulus 75 Lulus
18 212-13-004 Budi Waluyo 55 Tidak Lulus 70 Lulus

 

B.Jurusan Hukum Ekonomi Syari’ah

NO. NIM NAMA Nilai Tulis Pilihan Ganda Keterangan Nilai Tulis Arab Keterangan
1 214-13-044 Hayyik Lana M.A.R 75 Lulus 90 Lulus
2 224-11-001 Ichsan Ridwan 59 Tidak Lulus 75 Lulus
3 214-13-034 Ali Ma’shum 72 Lulus 70 Lulus
4 214-13-014 Ilham Indiawan 64 Lulus 80 Lulus
5 214-13-009 Fatma Amalia 76 Lulus 75 Lulus
6 214-13-010 M.Ro’siun Ni’am 65 Lulus 75 Lulus

NB:

  • Bagi mahasiswa dengan nilai ujian komprehensif tulis belum lulus, bisa mengulang kembali pada ujian komprehensif gelombang ke-2 (jadwal menyusul). (Hijri/ADM Syari’ah)

Jadwa pelaksanaan dan pengumuman kelulusan UKT dan UKL:

NO HARI/TANGGAL KEGIATAN TEMPAT
1. Senin, 26 Februari 2018 Pelaksanaan UKT Ruang Kelas B7
2. Selasa, 27 Februari 2018 Pengumuman UKT Kampus II/ syariah.iainsalatiga.ac.id
3. Rabu, 28 Februari 2018 Pelaksanaan UKT Ulang Ruang kelas A4
4. Kamis, 01 Maret 2018 Pengumuman UKT Ulang Kampus II/ syariah.iainsalatiga.ac.id
5. Jum’at, 02 Maret 2018 Pengumuman Penguji Lisan Kampus II/ syariah.iainsalatiga.ac.id
6. Senin, 05 Maret 2018 Ujian Lisan Keislaman Gedung sekretariat Fakultas Syari’ah
7. Rabu, 07 Maret 2018 Ujian Lisan Keprogdian Gedung sekretariat Fakultas Syari’ah
8. Jum’at, 09 Maret 2018 Pengumuman Kelulusan Ujian Lisan Kampus II/ syariah.iainsalatiga.ac.id

H. Mochamad Arifin (Wakil Bupati Trenggalek): “Parpol Gagal Melakukan Kaderisasi”

SALATIGA – Plt Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyebut banyak partai politik (parpol) gagal melakukan kaderisasi. Hal ini diutarakan dalam kuliah umum Prodi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah Isntitut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga, di Auditorium Kampus II IAIN Salatiga, Senin (26/2/2018) siang.

“Salah satu indikasinya banyak parpol tidak mencalonkan kadernya sendiri saat pemilu,” ujar dia di hadapan peserta kuliah umum Prodi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah dengan mengambil tema ‘Kegagalan Kaderisasi Partai Politik: Langkah Antisipasi dan Solusinya’.

Selain itu munculnya calon tunggal di beberapa wilayah yang menyelenggarakan pilkada. Hal ini menjadi indikasi ketidakmampuan parpol menyiapkan kader guna mampu bersaing dalam kancah pemilihan umum. “Tidak mampu menyiapkan kader berarti tidak ada kerja politik, maka mesin politik-pun tidak bekerja,” ungkap dia.

Arifin mengungkapkan politik saat ini hanya terfokus pada kegiatan pemilihan lima tahunan dalam rangka perebutan kekuasaan. Dalam perebutan kursi kekuasaan tidak diimbangi perkuat kaderisasi. Alhasil justru tidak menyiapkan kader secara maksimal.

Kendati demikian, lanjut dia, masih ada parpol yang menyiapkan kader secara serius, misalnya melalui sekolah atau pelatihan. “Tantangan ke depan karena saat ini memakai sistem pemilihan langsung maka yang terpilih punya utang kepada rakyat,” papar dia.

Kondisi tersebut berdampak pada tingginya biaya politik sehingga terkadang memunculkan pemakluman sebagian pejabat yang mengangap korupsi tak mengapa asalkan untuk kepentingan masyarakat. “(Pemikiran) ini sangat disayangkan. Karenanya selagi masih muda, masih mahasiswa lakukan kerja sosial sebagai modal sosial jika ke depan ingin menjadi kepala daerah atau berkecimpung didunia politik,” kata dia.

Terpisah, Dekan Fakultas Syariah IAIN Salatiga Dr. Siti Zumrotun, M.Ag. berharap para mahasiswa bisa mengambil pelajaran dari Plt Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin yang telah menjabat wakil bupati pada usia 25 tahun. ”Meski masih muda semangatnya patut ditiru untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Trenggalek. Apalagi mahasiswa adalah kader penerus dalam memperjuangkan organisasi dan parpol ke depan,” terang dia.

Ibu dekan menambahkan kegagalan parpol dalam melakukan kaderisasi yakni banyaknya kader yang keluar atau pindah parpol. Fenomena ini tidak saja terjadi di tingkat pusat tetapi juga di tingkat bawah, seperti kecamatan. “Tidak hanya pindah tapi juga mendirikan parpol baru,” ungkap dia. (Zidni/Humas IAIN Salatiga)