Monthly Archives: November 2017

PELATIHAN PARALEGAL NASIONAL

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga Jawa Tengah mengadakan Pelatihan Paralegal Nasional bertema Peran Serta Paralegal dalam Pendampingan Realitas Hukum di Masyarakat di Kampus 3-IAIN Salatiga, Kota Salatiga (28/10/2017). Hadir sebagai Pemateri adalah Thalis Noor Cahyadi, Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (DPP-APSI), Agus Suprianto, Direktur Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) DPP APSI, M. Hasan dan Elwindi Febrian.

Acara ini dibuka oleh Dekan Fakultas Syariah IAIN Salatiga, Dr. Siti Zumrotun, M.Ag. Sebelum membuka acara beliau sempat menyatakan bahwa Pelatihan ini sangat penting bagi kompetensi mahasiswa Fakultas Syariah, terlebih nantinya akan bermanfaat untuk memperoleh Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) bagi mahasiswa yang akan wisuda. Penyandang Doktor bidang Studi Islam dari UIN Sunan Kalijaga ini juga menyatakan keinginannya bekerjasama dengan DPP APSI dengan kegiatan-kegiatan berupa pelatihan umtuk menunjang kompetensi mahasiswa hingga Pendidikan Profesi Advokat Bagi lulusan sarjana Fakultas Syariah IAIN Salatiga.

Ketua Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI), Sukron Ma’mun, S.H.I., M.Si. memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselanggaranya Pelatihan Paralegal Nasional ini, karena menurutnya acara seperti ini sangat dibutuhkan bagi mahasiswa Fakultas Syariah yang nantinya akan bergelar Sarjana Hukum (SH), guna memperkuat kemampuan mahasiswa dalam bidang hukum khususnya Advokasi Syariah.

Dalam pelatihan Paralegal Nasional ini diikuti lebih dari seratus mahasiswa dari Fakultas Syariah IAIN Salatiga dan Mahasiswa Fakultas Syariah dari berbagai kampus di wilayah Jawa Tengah, dengan materi-materi advokasi, mediasi sosial, teknik pendampingan perkara pidana, teknik penyelesaian perkara perdata serta materi lainnya.

“Acara tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam serta pembekalan kepada mahasiswa Fakultas Syariah dalam menghadapi realitas dalam masyarakat”, ujar ketua panitia Andika Amrul Khaq Ais.

Sementara Ketua HMJ Hukum Keluarga Islam (HKI), Budiyono menyatakan bahwa acara tersebut merupakan salah satu program kerja andalan yang dapat menjadi penyumbang kebutuhan ilmu dan pengalaman bagi mahasiswa Fakultas Syariah yang mungkin tidak didapatkan di kelas-kelas perkuliahan. Selanjutnya ia juga berharap acara semacam ini dapat diselenggarakan kembali di tahun-tahun yang akan berikutnya.

 

 

SEMINAR NASIONAL BERSAMA KOMISI PEMILIHAN UMUM RI

SEMINAR NASIONAL BERSAMA KOMISI PEMILIHAN UMUM RI

Salatiga, 16 September 2017 – Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara Islam, Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga telah mengadakan acara Seminar Nasional dengan tema “Menakar Untung Rugi Pemilu Serentak Tahun 2019 untuk Mewujudkan Demokrasi Indonesia di Masa Depan” di Auditorium Aula Kampus 1 IAIN Salatiga Jl. Tentara Pelajar No.2 Salatiga.

Dihadiri oleh sekitar 450 Mahasiswa IAIN Salatiga dan Non IAIN Salatiga. Wakil Dekan 1 Fakultas Ushuludin Adab dan Humainiora, Wakil Dekan 1 Fakultas Syari’ah, Ketua Program Studi Hukum Ekonomi Syari’ah, Dosen IAIN Salatiga, Civitas Akademika Fakultas Syari’ah,. Serta dihadiri oleh Ketua KPU Kota Salatiga beserta Anggotanya. Pemateri pada Seminar Nasional tahun ini berasal dari KPU RI yakni Bapak Pramono Ubaid Tanthowi, S.Ag., M.A. pemateri yang kedua Kornas JPPR (Jaringan) yakni Bapak Sunanto, S.H.I. dan pemateri yang ketiga berasal dari Akademisi yakni Bapak Farkhani, S.H., S.H.I., M.H. yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Program Studi (Kaprodi) Hukum Tata Negara Islam. Dengan Moderator Muhammad Choirul Huda, M.H. (Dosen HTNI IAIN Salatiga).

Acara Seminar Nasional dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Syari’ah, Dr. Zumrotun, M.Ag. dan diakhiri dengan pembacaan do’a oleh Wakil Dekan 1 Fakultas Ushuludin Adab dan Humaniora. Acara seminar nasional juga dimeriahkan oleh UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) SMC (Student Music Club) yang menyanyikan Indonesia Raya Beserta Hymne IAIN Salatiga sekaligus lagu yang dibawakan oleh Tulus yang berjudul “Pamit”.

Acara seminar nasional ini termasuk bagian dari salah satu program kerja himpunan mahasiswa program studi hukum tata negara, yang diharapkan dengan diadakannya seminar nasional ini mahasiswa khususnya program studi hukum tata negara dan pada umumnya mahasiswa non hukum tata negara bisa memahami arti pentingnya pembelajaran dalam pemilu serentak besok pada tahun 2019. Selain juga memberikan gagasan pengetahuan akan demokrasi Indonesia yang lebih baik untuk masa mendatang. Sahut Ketua HMJ HTNI Edi Prabowo.

Pramono Ubaid Thantowi, selaku pemateri dari KPU RI mengatakan “Ketika daerah pemilihan luas maka berimplikasi pada keuntungan partai partai kecil, sedangkan jika dapilnya sempit maka implikasi daripada partai besar akan mendominasi”. Pemilu serentak tahun 2019 nanti bukannya menghemat anggaran negara akan tetapi sahut Sunanto selaku Kornas JPPR mengatakan KPU RI meminta dana yang justru lebih banyak katimbang pemilu pemuli sebelumnya yang notabannya tidak serentak. Dan pemateri ketiga yakni, Farkhani menambahkan “Pemilu serentak dan pemilu sebelumnya sama halnya tidak ada bedanya ketika moral politiknya masih sama dengan moral moral politik sebelumnya.”

Seminar Nasional ini diharapkan dapat memberi kemanfaatan dan inspirasi bagi mahasiswa dan mahasiswi yang merupakan calon-calon pemilih dalam pemilu besok tahun 2019 untuk bisa memilah pilihan terbaik dari calon pemimpin nantinya dan agar dapat diaplikasikan dalam diri sendiri maupun orang banyak dikemudian hari.

OPAK (Orientasi Pengenalan Akademik Kemahasiswaan) Fakultas Syari’ah, IAIN Salatiga tahun 2017

“WE BELIEVE WE CAN CONTRIBUTE TO THE  NATION…”

adalah semangat yang diteriakkan bersama-sama dengan lantang oleh Peserta dan jajaran Panitia OPAK (Orientasi Pengenalan Akademik Kemahasiswaan) Fakultas Syari’ah, IAIN Salatiga tahun 2017. OPAK pada tahun 2017 ini terasa sangat spesial karena diselenggarakan berdekatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72 tahun. Hal tersebutlah yang melatarbelakangi OPAK Fakultas Syari’ah 2017 mengambil slogan “We Believe We Can Contribute to the Nation” yang mempunyai arti Kami Percaya Kami Bisa Berkontribusi untuk Bangsa, dengan maksud adalah bahwa Mahasiswa Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga dapat berkontribusi dan berperan untuk kemajuan Bangsa Indonesia.

OPAK 2017 dalam pelaksanaannya adalah 4 hari, mulai tanggal 8-11 Agustus 2017. Pada tanggal 8-9 Agustus merupakan OPAK Institut yang berarti semua Fakultas menjadi satu, sementara pada tanggal 10-11 Agustus-lah kemudian OPAK Fakultas diselenggarakan dan salah satunya Fakultas Syari’ah. Peserta OPAK Fakultas Syari’ah yang juga merupakan Mahasiswa Baru pada tahun ini berjumlah ± 450 orang, yang terdiri dari 3 Jurusan yaitu HKI (Hukum Keluarga Islam), HTNI (Hukum Tata Negara Islam), dan HES (Hukum Ekonomi Syari’ah).

Di hari pertama OPAK Fakultas Syari’ah pada pagi harinya seluruh peserta dengan dibantu Kakak-kakak Asuh dari HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) HKI, HTNI, dan HESdiajak untuk membuat video koreografi guna menyambut HUT NKRI ke 72. Koreografi tersebut diantaranya membuat formasi tulisan IAIN SALATIGA dengan latar belakang bendera merah putih dan selanjutnya formasi tulisan CINTA NKRI di sertai jajaran pulau-pulau di Indonesia.

Koreografi yang dilaksanakan di lapangan Desa Kembang Arum ini memang sedikit tidak sesuai rencana yaitu tidak dibuatnya tulisan FAKULTAS SYARI’AH dikarenakan pertimbangan teknis, namun hal tersebut tidak membuat koreografi ini menjadi tidak menarik  buktinya kemudian menjadi magnet tersendiri untuk masyarakat desa Kembang Arum yang ada di sekitar Kampus 2 IAIN Salatiga ikut menonton koreografi ini. Video koreografi ini dapat ditonton di YouTube dengan nama channel Dema Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga, serta di akun Instagram @demafsyariah_iainsalatiga.

Kegiatan selanjutnya yaitu pembukaan OPAK Fakultas Syari’ah 2017 secara simbolis oleh Dekan Fakultas Syari’ah, dan setelah itu pengenalan segenap Dosen dan Karyawan. Kemudian kegiatan yang juga menarik yaitu materi kemahasiswaan bagi peserta OPAK yang disampaikan oleh Dosen yang diharapkan membuat mahasiswa baru dapat termotivasi untuk giat dan aktif saat di Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga. Pada siang menjelang sore segenap anggota SEMA (Senat Mahasiswa) dan DEMA (Dewan Mahasiswa) melakukan perkenalan baik tugas dan susunan anggotanya. Seluruh kegiatan ini dilaksanakan di Kampus 2 IAIN Salatiga.

Pada hari kedua yang masih bertempat di Kampus 2 tak kalah menariknya dari hari pertama, peserta OPAK diajak untuk melakukan debat hukum yang bertujuan untuk membangun nalar kritis bagi mahasiswa baru Fakultas Syari’ah di mana diketahui Fakultas Syari’ah sendiri juga merupakan fakultas hukum. Pada siang harinya kemudian melaksanakankegiatan selamatan dan makan bersama untuk memupuk kebersamaan dan solidaritas segenap sivitas akademika di Fakultas Syari’ah sekaligus sebagai ditandainya akhir dari OPAK Fakultas Syari’ah.

Walaupun OPAK Fakultas berakhir di siang harinya, namun kemudian seluruh mahasiswa baru IAIN Salatiga diajak ke Kampus 3 IAIN Salatiga untuk ikut dalam acara “Inspiring Alumni, Inagurasi, dan Musik untuk Bangsa” bersama Menteri Ketenagakerjaan RI Bpk. M. Hanif Dhakiri, S.Ag., M.Si. yang juga merupakan sarjana alumni IAIN Salatiga, serta tak k etinggalan juga mengundang penyanyi Kikan ex. Band Cokelat untuk turut serta menghibur. Acara yang sangat meriah ini adalah sebagai akhir dari serangkaian OPAK IAIN Salatiga secara keseluruhan.

Oleh : Div. Jurnalistik dan Pers Dema Fakultas Syari’ah, IAIN Salatiga 2017.

Pelepasan Wisudawan Dan Wisudawati Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga Periode ke-6 Tahun Akademik 2017/2018 dan Temu Alumni

Pelepasan Wisudawan Dan Wisudawati Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga Periode ke-6 Tahun Akademik 2017/2018 dan Temu Alumni

Sehubungan telah diwisudanya mahasiswa IAIN Salatiga Periode ke-6 Tahun Akademik 2017/2018 pada hari Sabtu 25 November 2017, maka Fakultas Syari’ah menggelar acara Pelepasan Wisudawan Dan Wisudawati Fakultas Syari’ah dan Temu Alumni pada hari Senin 27 November 2017, kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kampus 2 IAIN Salatiga.

Dalam acara yang berlangsung penuh kekeluargaan dan keakraban dihadiri oleh Guru Besar IAIN Salatiga Prof. Dr. Muh. Zuhri, M.A., dan Dekan Fakultas Syari’ah Dr. Siti Zumrotun, M.Ag beserta jajaran dekanat, seluruh Dosen Fakultas Syari’ah, perwakilan dari Organisasi Mahasiswa Fakultas Syari’ah dan seluruh wisudawan dan wisudawati Fakultas Syari’ah yang berjumlah 45 wisudawan/wisudawati, terdiri dari 24 Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) dan 21 dari Prodi Hukum Ekonomi Islam (HES).

Kegiatan yang rutin diadakan pasca wisuda ini dibuka dan disambut oleh Dekan Fakultas Syari’ah Dr. Siti Zumrotun, M.Ag., dalam sambutannya Ibu Dekan berpesan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati untuk jangan berhenti belajar dan tetap semangat dalam menggapai cita-cita, dilanjutkan sambutan perwakilan mahasiswa Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) Muhammad Masngudi, SH dan juga sambutan perwakilan mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Islam (HES) Sifaul Amin, SH yang mana mereka mengucapkan beribu-ribu terima kasih, maaf dan harapan untuk semuanya.

Untuk lebih memantapkan kiprah di masyarakat, Fakultas Syari’ah menghadirkan 2 alumninya, lulusan 2009 Bapak Shobirin S.HI dan lulusan 2013 Bapak Muh. Hafidz S.Sy (Calon Hakim Pengadilan Agama) untuk memberi motivasi dan nasehat-nasehat terkait bagaimana untuk bisa berkiprah di masyarakat dan bersaing di kancah nasional.