Category Archives: Publikasi

FAKULTAS SYARIAH SAMBUT BULAN RAMADHAN 1439H/2018M DENGAN LOKAKARYA IMSAKIYAH

Salatiga, syariah.iainsalatiga.com-Lokakarya Imsakiyah menjadi bentuk kegiatan rutin tahunan yang diadakan oleh Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Pada hari Rabu, (21/03/2018) di Auditorium Kampus II Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga, mendatangkan narasumber ahli ilmu falak yaitu: Prof. Dr. H. Zuhri, M.A. (Guru besar dan ahli falak IAIN Salatiga), Drs. KH. Slamet Hambali, M. S.I. (Ahli falak UIN Walisongo), Drs. Mutoha Arkanuddin, M. Pd. (Ketua ru’yatul hilal inddonesia). Serta dalam acara tersebut di moderatori oleh Yusuf Khumaini S.H.I.,M.H. (Dosen Ilmu Falak IAIN Salatiga).

Dr. Agus Waluyo, S.Ag. (Wakil Rektor I IAIN Salatiga) memberikan sambutan bahwa “Kegiatan ini di selenggarakan untuk memberikan inisiasi dan motivasi bagi semua untuk menentukan kapan satu Ramadhan itu tiba.

Dekan Fakultas Syari’ah (Dr. Siti Zumrotun, M.Ag.) juga menyampaikan dalam sambutannya “Lokakarya Imsakiyah adalah sebuah bentuk kegiatan dari pengabdian ilmiah yang akan dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai informasi penentuan awal bulan ramadhan”.

KH. Slamet Hambali, M. S.I. memberikan beberapa kesimpulan narasinya:

  1. Ijtima’ akhir Syakban 1439 H terjadi hari Selasa Kliwon, 15 Mei 2018 M pk. 18:50:28 WIB (pk. 18:50:28 GMT)
  2. Matahari terbenam dari menara Al-Husna MAJT terjadi pk. 17:30 WIB
  3. Mengingat hari Selasa Kliwon, 29 Syakban 1439 H/15 Mei 2018 M pada saat matahari terbenam belum terjadi ijtima’ /konjungsi dan bulan masih di bawah ufuk, maka bulan syakban diistikmalkan menjadi 30 hari, yaitu pada hari berikutnya Rabu Legi, 16 Mei 2018 M adalah tanggal 30 Syakban 1439 H
  4. 1 Ramadhan 1439 H akan jatuh hari Kamis Pahing, 17 Mei 2018 M. Walaupun demikian kita tetap menunggu keputusan Pemerintah RI melalui sidang Isbat yang akan dilaksanakan pada hari Selasa Kliwon, 15 Mei 2018 M setelah shalat maghrib.

Acara yang berlangsung hikmat dari pagi sampai siang hari dihadiri juga dari undangan-undangan instansi pemerintah, takmir masjid, ormas dan para mahasiswa syariah pula. Sesi dibukanya pertanyaan menambah semangatnya peserta lokakarya dalam bertabayun mendapatkan informasi serta ilmu yang disampaikan tiga narasumber tersebut di atas. (Hijri/ADM Syari’ah)

Amanah Besar SEMA, DEMA, HMJ Fakultas Syariah Periode 2018-2019

Salatiga, syariah.iainsalatiga.ac.id – Dekan fakultas Syari’ah, Dr. Siti Zumrotun, M.Ag resmi melantik pengurus baru Senat Mahasiswa (Sema), Dewan Mahasiswa (Dema) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Fakultas Syari’ah, periode 2018/2019 dengan mengusung tema ‘Meneguhkan Identitas Mahasiswa Sebagai Agent of Change‘. Pelantikan tersebut berlangsung hikmat di Aula lantai tiga gedunng sekretariat Fakultas Syariah pada Rabu (7/3).

Pelantikan juga dihadiri oleh Wakil Dekan I: Dr. Irfan Hilmi, Wakil Dekan II: Muhammad Hafid, Wakil Dekan III: Dr Ilya Muhsin dan ketua program studi.

Nomor surat pelantikan sebagai berikut:

Sema: B-0197/In.21/D2/KM.01.3/03/2018
DEMA: B-0198/In.21/D2/KM.01.3/03/2018
HMJ HTN: B-0199/In.21/D2/KM.01.3/03/2018
HMJ HKI: B-0200/In.21/D2/KM.01.3/3/2018
HMJ Hes: B-0201/In.21/D2/KM.01.3/03/2018

Dalam sambutannya Dekan Fakultas Syari’ah “Mahasiswa yang masuk dalam kepengurusan Dema, Sema dan HMJ adalah sebagai orang-orang pilihan, maka sejak dinilah harus berlaku disiplin, adil dan bermartabat.

“Saya berpesan kepada pengurus yang baru agar dalam program-program kedepannya lebih baik lagi dan kreatif dari sebelumnya”, tutupnya.

(Hijri/ADM Syari’ah)

H. Mochamad Arifin (Wakil Bupati Trenggalek): “Parpol Gagal Melakukan Kaderisasi”

SALATIGA – Plt Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyebut banyak partai politik (parpol) gagal melakukan kaderisasi. Hal ini diutarakan dalam kuliah umum Prodi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah Isntitut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga, di Auditorium Kampus II IAIN Salatiga, Senin (26/2/2018) siang.

“Salah satu indikasinya banyak parpol tidak mencalonkan kadernya sendiri saat pemilu,” ujar dia di hadapan peserta kuliah umum Prodi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah dengan mengambil tema ‘Kegagalan Kaderisasi Partai Politik: Langkah Antisipasi dan Solusinya’.

Selain itu munculnya calon tunggal di beberapa wilayah yang menyelenggarakan pilkada. Hal ini menjadi indikasi ketidakmampuan parpol menyiapkan kader guna mampu bersaing dalam kancah pemilihan umum. “Tidak mampu menyiapkan kader berarti tidak ada kerja politik, maka mesin politik-pun tidak bekerja,” ungkap dia.

Arifin mengungkapkan politik saat ini hanya terfokus pada kegiatan pemilihan lima tahunan dalam rangka perebutan kekuasaan. Dalam perebutan kursi kekuasaan tidak diimbangi perkuat kaderisasi. Alhasil justru tidak menyiapkan kader secara maksimal.

Kendati demikian, lanjut dia, masih ada parpol yang menyiapkan kader secara serius, misalnya melalui sekolah atau pelatihan. “Tantangan ke depan karena saat ini memakai sistem pemilihan langsung maka yang terpilih punya utang kepada rakyat,” papar dia.

Kondisi tersebut berdampak pada tingginya biaya politik sehingga terkadang memunculkan pemakluman sebagian pejabat yang mengangap korupsi tak mengapa asalkan untuk kepentingan masyarakat. “(Pemikiran) ini sangat disayangkan. Karenanya selagi masih muda, masih mahasiswa lakukan kerja sosial sebagai modal sosial jika ke depan ingin menjadi kepala daerah atau berkecimpung didunia politik,” kata dia.

Terpisah, Dekan Fakultas Syariah IAIN Salatiga Dr. Siti Zumrotun, M.Ag. berharap para mahasiswa bisa mengambil pelajaran dari Plt Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin yang telah menjabat wakil bupati pada usia 25 tahun. ”Meski masih muda semangatnya patut ditiru untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Trenggalek. Apalagi mahasiswa adalah kader penerus dalam memperjuangkan organisasi dan parpol ke depan,” terang dia.

Ibu dekan menambahkan kegagalan parpol dalam melakukan kaderisasi yakni banyaknya kader yang keluar atau pindah parpol. Fenomena ini tidak saja terjadi di tingkat pusat tetapi juga di tingkat bawah, seperti kecamatan. “Tidak hanya pindah tapi juga mendirikan parpol baru,” ungkap dia. (Zidni/Humas IAIN Salatiga)

PENGUMUMAN PRAKTEK PENGEMBANGAN PROFESI (PPP) /MAGANG PRODI HES

Kepada Mahasiswa Prodi HES Angkatan 2014 Fakultas Syar’iah IAIN Salatiga

Sehubungan dengan akan diselenggarakannya kegiatan Praktik Pengembangan Profesi (PPP)/Magang bagi mahasiswa Prodi HES angkatan 2014 Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Kegiatan PPP/Magang akan dilaksanakan selama 1 bulan dimulai pada tanggal 8 Maret 2018 s/d 9 April 2018 di beberapa lembaga sebagai berikut:
NO Nama Lembaga Kuota

Penempatan Mahasiswa

1 Pengadilan Negeri Salatiga 6
2 Pengadilan Agama Salatiga 6
3 Pengadilan Agama Surakarta 6
4 Pengadilan Agama Boyolali 6
5 Pengadilan Agama Kota Magelang 6
6 Pengadilan Agama Ambarawa 6
7 Kejaksaan Negeri Salatiga 6
8 Kantor Disperindagkop dan UMKM Salatiga 4
9 Kantor BPPT dan Penanaman Modal Kota Salatiga 2
10 Notaris Salatiga, Bpk Muhammad Fauzan,SH 2
11 Notaris Salatiga, Bpk Husein Ahmadi, SH.,M.Kn. 2
12 Notaris Salatiga, Ibu Sari Nurhidayati, ,M.Kn. 2
13 Notaris Salatiga, Bpk. Ehwan Zamrudi, SH.,M.Kn. 2
14 Baznas Kab. Semarang 2
15 Baznas Kota Salatiga 2

 

Catatan : Mahasiswa dapat mendaftar dan memilih  lembaga tempat magang sesuai pemenuhan kuota dengan melakukan pendaftaran pada Bpk Taufiq Zam Zami  via sms ( 081226560082) / WA ( 085869466722) dgn menulis nama, nim dan lembaga yang dipilih mulai 8 Pebruari 2018 s/d 12 Pebruari 2018.

  1. Kelengkapan syarat pendaftaran peserta PPP/Magang bagi mahasiswa yang sedang mengikuti KKN dikumpulkan pada tanggal 27 Pebruari 2018 s/d  28 Pebruari 2018 pada Bpk Taufiq Zam Zami di Fakultas Syari’ah Kampus 2, dengan persyaratan sebagai berikut:
    1. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif Jurusan HES Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga tahun akademik 2017/2018, dibuktikan dengan KTM
    2. Indeks Prestasi Komulatif (IPK) minimal 2.0 dibuktikan dengan fotocopy KHS terakhir
    3. Lulus mata kuliah Hukum Acara Pidana, Hukum Acara Perdata, Hukum Acara PTUN, Hukum Acara Peradilan Agama, Hukum Perikatan Islam, Hukum Waris, Fiqh Muamalah, Hukum Perbankan Syari’ah, Hukum Pidana, Hukum Perdata, Hukum Dagang, Hukum Perusahaan, Hukum Asuransi, Hukum Kontrak.
    4. Minimal sudah menempuh 120 SKS,dibuktikan dengan KHS terakhir
    5. Hal-hal teknis yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan PPP akan diberitahukan kemudian.
  2. Pembekalan PPP/Magang akan dilaksanakan pada hari Kamis, 8 Maret 2018 di Aula Lantai 3 Kampus 2 IAIN Salatiga mulai jam 07.30 s/d selesai.

Demikian atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum w. w.

        Ketua Program Studi

 

 

Evi Ariyani,MH.

                       NIP. 19731117 200003 2 002

SEMINAR NASIONAL 2017

SEMINAR NASIONAL KEBANGSAAN

“Tantangan NKRI di Tengah Penetrasi Ideologi Transnasional”

Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga telah menggelar acara Seminar Nasional dengan tema yang sangat aktual  di Indonesia yaitu “Tantangan NKRI di Tengah Penetrasi Ideologi Transnasional” yang digelar di Auditorium Kampus 1 IAIN Salatiga pada hari Kamis 7 Desember 2017, Pukul 08.00 s/d 13.00 WIB. Acara tersebut dihadiri oleh 200 peserta dari Perguruan-perguruan Tinggi se Jawa Tengah, Parpol-parpol di lingkungan Salatiga, Instansi-Instansi pemerintahan dan swasta di Salatiga, Semarang dan sekitarnya, dosen-dosen IAIN Saalatiga dan mahasiswa Fakultas Syari’ah.

Adapun awal manual acara Seminar Nasional tersebut adalah pembukaan yang disambut oleh Dekan Fakultas Syari’ah ibu Dr. Siti Zumrotun, M.Ag., dan resmi dibuka oleh Rektor IAIN Salatiga bapak Dr. Rahmat Hariyadi, M.Pd.

Setelah pembukaan, dilanjutkan inti acara yaitu pemaparan para pemateri nasional, yang dimoderatori oleh Dr. Illya Muhsin, M.Si. Pemaparan yang pertama yaitu  Prof. Dr. Muh. Zuhri, M.A., beliau memaparkan tentang Hubungan antara “Agama dan Negara Perspektif Hukum Islam”.

Dilanjutkan pemateri yang kedua yaitu Prof. Mahfud, M.D., S.H., S.U. tentang “Pancasila sebagai Prismatika Konsep antara Negara dan Agama”, beliau sangat matang sekali dalam menjelaskan di depan audien, beliau berkata bahwa khilafah sebagai sistem kenegaraan tidak ada landasannya di dalam Al Qur’an dan Sunnah/Al Hadist, bahkan beliau berani menantang semua orang untuk berdebat terkait khilafah sebagai sistem kenegaraan, “kalau ada yang bisa menunjukkan sistem baku khilafah dari Al-Qur’an dan Al Hadist maka saya akan ikut memperjuangkan khilafah bersama”.

Ketika suasana begitu hangat, moderator meminta Prof. KH. Drs. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D. untuk memaparkan pendapat beliau, dan beliau menjelaskan dan menambahi tentang khilafah dan apa makna khilafah sebenarnya, bahkan beliau menceritakan sejarah awal mula timbulnya khilafah dan perkembangnya, beliaupun menjelaskan keadaan perkembangan Islam di dunia sejak zaman nabi sampai saat ini, menarik kesimpulan bahwa Indonesia tidak bisa dibuat dengan sistem khilafah seperti yang telah digaungkan oleh kelompok-kelompok radikal itu. Suasana tambah hangat lagi dengan semangat dan ketegasan beliau ketika memaparkan, beliau begitu menggebu-gebu karena sangat yakinnya beliau terkait apa yang beliau jelaskan. Beliau berkata Islam paling tergilas setelah Revolusi Industri  karena telah membuang Experimental Sciences.

OPAK (Orientasi Pengenalan Akademik Kemahasiswaan) Fakultas Syari’ah, IAIN Salatiga tahun 2017

“WE BELIEVE WE CAN CONTRIBUTE TO THE  NATION…”

adalah semangat yang diteriakkan bersama-sama dengan lantang oleh Peserta dan jajaran Panitia OPAK (Orientasi Pengenalan Akademik Kemahasiswaan) Fakultas Syari’ah, IAIN Salatiga tahun 2017. OPAK pada tahun 2017 ini terasa sangat spesial karena diselenggarakan berdekatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72 tahun. Hal tersebutlah yang melatarbelakangi OPAK Fakultas Syari’ah 2017 mengambil slogan “We Believe We Can Contribute to the Nation” yang mempunyai arti Kami Percaya Kami Bisa Berkontribusi untuk Bangsa, dengan maksud adalah bahwa Mahasiswa Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga dapat berkontribusi dan berperan untuk kemajuan Bangsa Indonesia.

OPAK 2017 dalam pelaksanaannya adalah 4 hari, mulai tanggal 8-11 Agustus 2017. Pada tanggal 8-9 Agustus merupakan OPAK Institut yang berarti semua Fakultas menjadi satu, sementara pada tanggal 10-11 Agustus-lah kemudian OPAK Fakultas diselenggarakan dan salah satunya Fakultas Syari’ah. Peserta OPAK Fakultas Syari’ah yang juga merupakan Mahasiswa Baru pada tahun ini berjumlah ± 450 orang, yang terdiri dari 3 Jurusan yaitu HKI (Hukum Keluarga Islam), HTNI (Hukum Tata Negara Islam), dan HES (Hukum Ekonomi Syari’ah).

Di hari pertama OPAK Fakultas Syari’ah pada pagi harinya seluruh peserta dengan dibantu Kakak-kakak Asuh dari HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) HKI, HTNI, dan HESdiajak untuk membuat video koreografi guna menyambut HUT NKRI ke 72. Koreografi tersebut diantaranya membuat formasi tulisan IAIN SALATIGA dengan latar belakang bendera merah putih dan selanjutnya formasi tulisan CINTA NKRI di sertai jajaran pulau-pulau di Indonesia.

Koreografi yang dilaksanakan di lapangan Desa Kembang Arum ini memang sedikit tidak sesuai rencana yaitu tidak dibuatnya tulisan FAKULTAS SYARI’AH dikarenakan pertimbangan teknis, namun hal tersebut tidak membuat koreografi ini menjadi tidak menarik  buktinya kemudian menjadi magnet tersendiri untuk masyarakat desa Kembang Arum yang ada di sekitar Kampus 2 IAIN Salatiga ikut menonton koreografi ini. Video koreografi ini dapat ditonton di YouTube dengan nama channel Dema Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga, serta di akun Instagram @demafsyariah_iainsalatiga.

Kegiatan selanjutnya yaitu pembukaan OPAK Fakultas Syari’ah 2017 secara simbolis oleh Dekan Fakultas Syari’ah, dan setelah itu pengenalan segenap Dosen dan Karyawan. Kemudian kegiatan yang juga menarik yaitu materi kemahasiswaan bagi peserta OPAK yang disampaikan oleh Dosen yang diharapkan membuat mahasiswa baru dapat termotivasi untuk giat dan aktif saat di Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga. Pada siang menjelang sore segenap anggota SEMA (Senat Mahasiswa) dan DEMA (Dewan Mahasiswa) melakukan perkenalan baik tugas dan susunan anggotanya. Seluruh kegiatan ini dilaksanakan di Kampus 2 IAIN Salatiga.

Pada hari kedua yang masih bertempat di Kampus 2 tak kalah menariknya dari hari pertama, peserta OPAK diajak untuk melakukan debat hukum yang bertujuan untuk membangun nalar kritis bagi mahasiswa baru Fakultas Syari’ah di mana diketahui Fakultas Syari’ah sendiri juga merupakan fakultas hukum. Pada siang harinya kemudian melaksanakankegiatan selamatan dan makan bersama untuk memupuk kebersamaan dan solidaritas segenap sivitas akademika di Fakultas Syari’ah sekaligus sebagai ditandainya akhir dari OPAK Fakultas Syari’ah.

Walaupun OPAK Fakultas berakhir di siang harinya, namun kemudian seluruh mahasiswa baru IAIN Salatiga diajak ke Kampus 3 IAIN Salatiga untuk ikut dalam acara “Inspiring Alumni, Inagurasi, dan Musik untuk Bangsa” bersama Menteri Ketenagakerjaan RI Bpk. M. Hanif Dhakiri, S.Ag., M.Si. yang juga merupakan sarjana alumni IAIN Salatiga, serta tak k etinggalan juga mengundang penyanyi Kikan ex. Band Cokelat untuk turut serta menghibur. Acara yang sangat meriah ini adalah sebagai akhir dari serangkaian OPAK IAIN Salatiga secara keseluruhan.

Oleh : Div. Jurnalistik dan Pers Dema Fakultas Syari’ah, IAIN Salatiga 2017.

Pelepasan Wisudawan Dan Wisudawati Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga Periode ke-6 Tahun Akademik 2017/2018 dan Temu Alumni

Pelepasan Wisudawan Dan Wisudawati Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga Periode ke-6 Tahun Akademik 2017/2018 dan Temu Alumni

Sehubungan telah diwisudanya mahasiswa IAIN Salatiga Periode ke-6 Tahun Akademik 2017/2018 pada hari Sabtu 25 November 2017, maka Fakultas Syari’ah menggelar acara Pelepasan Wisudawan Dan Wisudawati Fakultas Syari’ah dan Temu Alumni pada hari Senin 27 November 2017, kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kampus 2 IAIN Salatiga.

Dalam acara yang berlangsung penuh kekeluargaan dan keakraban dihadiri oleh Guru Besar IAIN Salatiga Prof. Dr. Muh. Zuhri, M.A., dan Dekan Fakultas Syari’ah Dr. Siti Zumrotun, M.Ag beserta jajaran dekanat, seluruh Dosen Fakultas Syari’ah, perwakilan dari Organisasi Mahasiswa Fakultas Syari’ah dan seluruh wisudawan dan wisudawati Fakultas Syari’ah yang berjumlah 45 wisudawan/wisudawati, terdiri dari 24 Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) dan 21 dari Prodi Hukum Ekonomi Islam (HES).

Kegiatan yang rutin diadakan pasca wisuda ini dibuka dan disambut oleh Dekan Fakultas Syari’ah Dr. Siti Zumrotun, M.Ag., dalam sambutannya Ibu Dekan berpesan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati untuk jangan berhenti belajar dan tetap semangat dalam menggapai cita-cita, dilanjutkan sambutan perwakilan mahasiswa Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) Muhammad Masngudi, SH dan juga sambutan perwakilan mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Islam (HES) Sifaul Amin, SH yang mana mereka mengucapkan beribu-ribu terima kasih, maaf dan harapan untuk semuanya.

Untuk lebih memantapkan kiprah di masyarakat, Fakultas Syari’ah menghadirkan 2 alumninya, lulusan 2009 Bapak Shobirin S.HI dan lulusan 2013 Bapak Muh. Hafidz S.Sy (Calon Hakim Pengadilan Agama) untuk memberi motivasi dan nasehat-nasehat terkait bagaimana untuk bisa berkiprah di masyarakat dan bersaing di kancah nasional.

 

 

OPAK MAHASISWA BARU FAKULTAS SYARI’AH

Salatiga- Dalam rangka menyambut mahasiswa baru, Fakultas Syariah memberikan wadah Orientasi Pengenalan Akademik Kemahasiswaan (OPAK) dengan beberapa aspek untuk disampaikan yang harus diketahui mahasiswa baru Syari’ah. OPAK juga diisi beberapa acara penyaringan bakat kompetensi mahasiswa baru seperti: Lomba membaca kitab kuning, Lomba Qiro’, Lomba debat dan beberapa lomba lainnya. Harapan dari acara tersebut, fakultas syariah pada khususnya ingin menyaring bakat yang perlu rangkul agar kedepan bisa menjadi mahasiswa syariah yang membanggakan dengan kompetensi yang dimiliki.

Salah satu mahasiswa peserta lomba membaca kitab kuning pun mengakui acara ini bermanfaat sekali untuk membangun motivasi-motivasi mahasiswa berpacu dalam kompetisi akademik. Fakultas Syariah pun menaruh harapan kepada mahasiswa-mahasiswa agar bisa menjadi pemimpin masa depan yang memiliki bakat kemahiran dan kompetensi yang multi talenta untuk bisa membanggakan Negara Indonesia pada umumnya dan untuk Fakultas Syariah khusunya.

SELAMAT MERAIH GELAR DOKTOR

Seluruh Sivitas Akademika Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri, mengucapkan selamat atas diraihnya Gelar Doktor Oleh

Dr. Siti Zumrotun, M.Ag.

Doktor Bidang Studi Islam di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

MAHASISWA BARU FAKULTAS SYARI’AH TAHUN 2017/2018

Alhamdulillaahi rabbil ‘alamiin, Segala puji hanya milik Allah Swt. Sholawat serta salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad beserta seluruh keluarga, sahabat dan pengikutnya yang setia.

Pada tahun akademik 2017/2018 ini, mahasiswa baru IAIN Salatiga adalah sejumlah 3.165 (Tiga ribu seratus enam puluh lima) orang. Sebanyak 463 mahasiswa baru telah bergabung dengan Fakultas Syari’ah :

  • 129 mahasiswa baru di jurusan Hukum Keluarga Islam (HKI),
  • 187 mahasiswa baru di jurusan Hukum Ekonommi Syari’ah (HES),
  • 147 mahasiswa baru di jurusan Hukum Tata Negara (HTN).

Harapan dan do’a kami kepada seluruh mahasiswa, khususnya mahasiswa baru IAIN Salatiga, Fakultas Syari’ah pada khususnya. Semoga Allah Swt. memudahkan seluruh langkah perjuangan kalian, hingga mendapatkan ilmu yang barokah, manfaat di dunia dan akhirat.