Buku Panduan profil Jurusan Syariah

BUKU PROFIL

JURUSAN SYARI’AH
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) SALATIGA

KATA PENGANTAR

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Jurusan Syari’ah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Salatiga adalah sebuah Jurusan ( setara dengan sebuah Fakultas di sebuah Universitas / institut ) yang terus mengembangkan diri tanpa henti dalam rangka mencapai kesempurnaan baik dari penampilan luar maupun esensi yang berada di dalam jantung kehidupannya. Ada satu hal yang sampai sekarang terus diperjuangkan oleh lembaga ini yakni menumbuhkan diri untuk menjadi sebuah Jurusan dengan ciri khas keindonesiaan, yang berkemampuan membumikan nilai-nilai Islam di kehidupan masyarakat muslim Indonesia sekaligus mampu mendidik mahasiswa untuk menjadi manusia-manusia pembangunan yang siap secara mental dan intelektual untuk memberikan sumbangsih bagi peradaban bangsa Indonesia yang lebih bermartabat.
Dalam rangka mewujudkan cita-cita yang luhur tersebut, dibutuhkan adanya arahan yang jelas bagi civitas akademika, khususnya di lingkungan Jurusan Syari’ah guna menyatukan gerak langkah pengembangan Jurusan. Dengan hadirnya buku saku tentang Profil Jurusan Syari’ah ini diharapkan semua civitas akademika di Jurusan Syari’ah dan masyarakat luas memiliki pemahaman yang sama tentang eksistensi Jurusan Syari’ah STAIN Salatiga. Kepada segenap tim penyusun dan pihak-pihak yang terkait, secara tulus kami sampaikan ucapan terima kasih.

Salatiga, Nopember 2010
Ketua Jurusan Syari’ah
STAIN Salatiga

MUBASIRUN

BAB I
GAMBARAN UMUM
JURUSAN SYARI’AH STAIN SALATIGA

A. Sejarah Berdirinya Jurusan Syari’ah
Sejarah berdirinya Jurusan Syari’ah tidak bisa terlepas dari sejarah STAIN Salatiga secara umum. Pada tahun 1997, STAIN Salatiga yang awalnya hanya memiliki satu jurusan yaitu Jurusan Tarbiyah kemudian menambah lagi satu jurusan yakni Jurusan Syari’ah. Jurusan Syari’ah berfungsi untuk menyelenggarakan pendidikan akademik dan/atau profesional. Pendidikan profesional yang diselenggarakan Jurusan Syari’ah bertujuan untuk membentuk Sarjana Hukum Islam yang memiliki keahlian khusus dalam bidang hukum keluarga Islam, dengan satu Program Studi S-1 Ahwal al Syakhshiyyah.
Pada Tahun 2002 Jurusan Syari’ah STAIN Salatiga mengembangkan keilmuannya dalam bidang ekonomi Islam dengan membuka Program Studi D-3 Perbankan Syari’ah. Pada tahun 2010 Jurusan Syari’ah STAIN Salatiga membuka Program Studi S-1 Manajemen Keuangan Syari’ah. Dan pada tahun 2011 membuka satu program lagi yakni Program Studi S-1 Hukum Ekonomi Syari’ah.
Adapun nama – nama ketua Jurusan Syari’ah mulai periode tahun 1997 s/d 2014 adalah:
1. Ketua Jurusan Syari’ah Tahun 1997 – 1998 : Drs. Badwan, M.Ag
2. Ketua Jurusan Syari’ah Tahun 1998 – 2002 : Drs. Imam Baihaqi, M.Ag
3. Ketua Jurusan Syari’ah Tahun 2002 – 2006 : Drs. Mahfudz, M.Ag
4. Ketua Jurusan Syari’ah Tahun 2006 – 2010 : Drs. Mubasirun, M.Ag
5. Ketua Jurusan Syari’ah Tahun 2010 – 2014 : Drs. Mubasirun, M.Ag

B. Visi dan Misi Jurusan Syari’ah
Visi
Menjadi jurusan yang terkemuka dalam pengembangan dan pengamalan ilmu-ilmu kesyari’ahan dan ekonomi Islam

Misi
1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang bermutu pada jenjang strata satu dan diploma di bidang ilmu-ilmu kesyari’ahan dan ekonomi syari’ah berbasis riset yang mengacu kebutuhan pasar kerja dan masyarakat.
2. Menyelenggarakan penelitian serta pengembangan keilmuan syari’ah dan ekonomi syari’ah
3. Menyelenggarakan pengabdian masyarakat dan dakwah Islam.

C. Tujuan Jurusan Syari’ah
Jurusan Syari’ah STAIN Salatiga bertujuan untuk menghasilkan sarjana dan tenaga profesional muslim di bidang hukum dan ekonomi syari’ah yang memiliki kualifikasi:
1. Memiliki integritas keilmuan dibidang hukum dan ekonomi syari’ah.
2. Memiliki integritas moral.
3. Memiliki keahlian advokasi hukum Islam melalui lembaga formal dan non formal baik secara individual maupun kolektif.
4. Memiliki kemampuan untuk berdakwah dan berperan serta memajukan kehidupan masyarakat.

BAB II
PENGEMBANGAN PROGRAM STUDI DI JURUSAN SYARI’AH

A. PROGRAM STUDI AHWAL AL-SYAKHSHIYYAH (AS)/PERDATA ISLAM
1. Sejarah
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Salatiga awalnya bernama Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Walisongo Semarang di Salatiga. Dari nama tersebut terpahami bahwa STAIN Salatiga dulu adalah cabang dari IAIN Semarang. Tepat pada tanggal 21 Maret 1997 berdasarkan Keppres No. 11 Tahun 1997 Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo di Salatiga berubah status menjadi STAIN Salatiga. Perubahan nama ini memiliki beberapa arti penting, di antaranya; Pertama, STAIN sejak saat itu menjadi lembaga pendidikan yang otonom dan terpisah dari IAIN Walisongo Semarang. Kedua, sebagai implikasi dari perubahan nama lembaga dari Institut menjadi Sekolah Tinggi maka istilah fakultas harus digantikan dengan jurusan. Ketiga – ini yang lebih penting – perubahan nama itu menyebabkan lahirnya jurusan baru di STAIN Salatiga yaitu Jurusan Syari’ah yang pada waktu itu baru memiliki sebuah program studi, dialah Program Studi kebanggaan kita, Ahwal al-Syakhshiyyah yang disingkat AS.
Prodi AS berdiri dengan landasan yuridis SK. No. Dj. I/2192/07 tanggal 13 Desember 2007. Pada tanggal 5 November 2010, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, Nomor: 024/BAN-PT/Ak-XIII/S1/XI/2010, menetapkan hasil akreditasi Prodi AS dengan nilai B. Nilai akreditasi ini berlaku sejak tanggal 5 November 2010 sampai dengan 5 November 2015.
2. Apakah Ahwal al-Syakhshiyyah itu?
Kata Ahwal al-Syakhshiyyah yang berasal dari Bahasa Arab ini dipakai sebagai nama salah satu program studi di Jurusan Syari’ah di seluruh Indonesia dengan arti hukum keluarga; artinya hukum yang mengatur tentang aturan hidup berkeluarga bagi orang-orang Islam Indonesia. Kongkritnya, hukum keluarga berisi aturan-aturan yang mengatur tentang Nikah, Talak, Cerai dan Ruju’ (NTCR) plus pembagian warisan. Pengetahuan tentang hukum keluarga ini wajib dikuasai secara matang oleh sarjana Prodi AS Jurusan Syari’ah sebagai calon hakim di Pengadilan Agama.
Namun demikian dalam perkembangan terakhir, berdasarkan UU No. 3/2006 tentang Perubahan UU No. 7/1989 tentang Peradilan Agama kewenangan PA diperluas tidak hanya menyelesaikan kasus-kasus NTCRW, melainkan juga sengketa perbankan dan keuangan syari’ah. Artinya sarjana Prodi AS tidak hanya dituntut untuk menguasai hukum keluarga saja, tetapi juga wajib menguasai hukum perdata Islam dalam makna yang lebih luas, khususnya tentang ekonomi syari’ah.
Kebijakan pemerintah untuk menyatuatapkan lembaga peradilan secara politis memperluas peluang alumni Prodi AS untuk dapat diterima sebagai hakim di semua lingkungan peradilan di Indonesia dan secara akademis juga menuntut alumni Prodi AS untuk menguasai hukum perdata yang berlaku di Indonesia. Pemberlakuan UU No. 18/2003 tentang Advokat menambah peluang sarjana Prodi AS di mana mereka dapat berprofesi juga sebagai pengacara (penasehat hukum) di semua lingkungan peradilan. Selain itu, Peraturan Mahkamah Agung Nomor 01 Tahun 2008 tentang prosedur mediasi, membuka peluang bagi alumni Prodi AS untuk berprofesi sebagai mediator dalam perkara-perkara perdata. Hal ini berarti menuntut sarjana Prodi AS untuk menguasai materi – materi kepengacaraan dan mediasi.
Meskipun Prodi AS memiliki fokus terhadap hukum keluarga, namun Prodi AS juga menyiapkan dan membekali mahasiswa dengan kemampuan teoritis maupun praktis dalam semua aspek hukum Islam, falak, kepenghuluan, hukum perdata umum, kepengacaraan, kepaniteraan, kenotariatan, mediasi dan metode penelitian. Adapun penjelasan tentang kemampuan-kemampuan yang harus dikuasai oleh sarjana Prodi AS dijelaskan pada sub bab kompetensi program studi.

3. Visi
Terkemuka dalam pengembangan Hukum Islam (syari’ah) demi pembinaan hukum positif yang berkeadilan dan berkarakter Indonesia.
4. Misi
1. Menyiapkan peserta didik sebagai ahli dan atau praktisi hukum yang memiliki komitmen terhadap nilai-nilai keadilan dan ke-Indonesiaan.
2. Mengembangkan ilmu hukum Islam melalui penelitian dan riset dalam rangka pembinaan hukum positif di Indonesia.
3. Menjalin kerjasama dengan pihak-pihak terkait.
4. Menyebarluaskan nilai-nilai keadilan dan spiritual hukum Islam melalui kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk bantuan hukum, penyuluhan dan lain-lain.

5. Tujuan Program Studi
1. Menghasilkan sarjana muslim Ahli Hukum Islam dan mampu menjadi praktisi hukum di seluruh lingkungan peradilan.
2. Menghasilkan sarjana muslim ahli falak.
3. Menghasilkan sarjana muslim yang mampu menjadi penghulu sekaligus mengelola lembaga pencatatan perkawinan yang profesional.
4. Mengembangkan dan menyebarluaskan kajian hukum Islam serta mengupayakan penerapannya guna meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya khazanah kebudayaan nasional.
5. Menyiapkan lulusan menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau menciptakan ilmu hukum Islam dan hukum positif.

6. Kompetensi Lulusan
Sarjana S-1 Prodi Ahwal al-Syakhshiyyah Jurusan Syari’ah STAIN Salatiga harus memiliki kemampuan-kemampuan sebagai berikut:

1. Kemampuan dalam hukum Islam
a. Memahami permasalahan hukum islam dalam bidang hukum perkawinan
b. Memahami permasalahan hukum islam dalam bidang hukum kewarisan
c. Memahami permasalahan hukum islam dalam bidang hukum perwakafan
d. Memahami permasalahan hukum islam dalam bidang hukum wasiat
e. Memahami permasalahan hukum islam dalam bidang hukum zakat
f. Memahami permasalahan hukum islam dalam bidang hukum hibah
g. Memahami permasalahan hukum islam dalam bidang hukum sadaqah
2. Kemampuan menjadi praktisi hukum
a. Menguasai ketentuan perundangan yang berlaku
b. Menguasai ketentuan hukum materi
c. Menguasai ketentuan hukum formil
d. Menguasai ketentuan hukum peradilan Islam
e. Mampu menjadi hakim di Pengadilan Agama (PA)
f. Mampu menjadi Advokat
3. Kemampuan dalam bidang hisab dan rukyat
a. Mampu menentukan arah kiblat
b. Mampu menghitung awal Ramadhan dan awal Syawal
c. Mampu menetapkan kalender tahun Qomariyah
d. Mampu membuat jadwal waktu shalat
4. Kemampuan dalam bidang kepaniteraan
a. Terampil mencatat berita acara persidangan
b. Terampil mendokumentasikan berkas putusan pengadilan
c. Terampil membuat surat panggilan persidangan
d. Terampil mengendalikan administrasi perkara
e. Mampu memangku profesi panitera PA
5. Kemampuan dalam bidang advokasi
a. Memiliki komitmen untuk menegakkan hukum
b. Memiliki profesionalisme sebagai penasihat hukum
c. Memiliki keberpihakan kepada orang yang tidak mampu yang meminta bantuan hukum
d. Menjunjung tinggi etik advokat
6. Kemampuan beracara di pengadilan
a. Menguasai tata cara beracara di pengadilan
b. Menguasai praktik persidangan
c. Mampu menyusun surat gugatan
d. Mampu menyusun surat permohonan
7. Kemampuan menjadi penghulu dan pengelola lembaga pencatatan perkawinan
a. Terampil menyiapkan administrasi perkawinan mulai pendaftaran sampai dengan penerbitan akte nikah
b. Terampil mendokumentasikan berkas perkawinan
c. Terampil mengendalikan administrasi perkawinan
d. Mampu memangku profesi penghulu
8. Kemampuan melakukan penelitian di bidang hukum
a. Mampu melakukan penelitian yurisprudensi
b. Mampu melakukan penelitian tokoh hukum islam
c. Mampu melakukan penelitian kaidah fiqhiyyah
d. Mampu melakukan penelitian kitab fiqh
e. Mampu melakukan penelitian tematik historis
f. Mampu melakukan penelitian mazhab hukum
g. Mampu melakukan penelitian takhrij hadis
h. Mampu melakukan penelitian terhadap fenomena hukum islam yang terjadi di masyarakat

7. Dosen
Dosen Tetap Program Studi AS berjumlah 17 orang dan seluruhnya minimal berpendidikan S-2. Prodi AS memiliki seorang profesor dan seorang doktor. Dua orang dosennya adalah alumni the Faculty of Theology and Arts Leiden University Belanda. Dari 17 Dosen tersebut, terdapat 7 dosen yang sedang menempuh pendidikan S-3, baik di UIN Yogyakarta, IAIN Semarang, maupun UGM Yogyakarta. Bahkan ada juga dosen yang sedang menempuh pendidikan S-3 di Texas A&M Amerika Serikat.
Selain dosen tetap tersebut, Prodi AS mendatangkan praktisi-praktisi dari luar untuk mengajar matakuliah-matakuliah tertentu seperti
a. Hakim di lingkungan Pengadilan Negeri untuk mengajar matakuliah Hukum Acara Perdata dan matakuliah Hukum Acara Pidana
b. Hakim di lingkungan Pengadilan Agama untuk mengajar matakuliah Hukum Acara Peradilan Agama
c. Advokat untuk mengajar matakuliah Teknik Konsultasi dan Bantuan Hukum
d. Notaris untuk mengajar matakuliah Hukum Agraria dll.

8. Fasilitas
a. Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Islam (LKBHI)
Lembaga ini merupakan lembaga bentukan Jurusan Syari’ah yang didirikan sebagai ajang bagi para mahasiswa Program Studi AS untuk berlatih mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam bentuk memberikan konsultasi dan pemecahan masalah-masalah hukum (Islam) dan sekaligus melakukan pendampingan dan bantuan hukum kepada para pihak yang berperkara di pengadilan. Ke depan lembaga ini juga diharapkan dapat berfungsi sebagai arena magang bagi para alumni Prodi AS sekaligus sebagai batu loncatan untuk menjalani profesi sebagai praktisi hukum yang sesungguhnya.
b. Peralatan Aplikasi Falak
Peralatan ini berfungsi untuk melakukan hisab dan ru’yah guna mengetahui bulan baru (hilal) sebagai pertanda di mulainya tanggal 1 bulan Qamariyyah. Di antaranya berupa program Mawaqit untuk menghitung jatuhnya bulan baru dan Theodolite yang merupakan alat teropong jarak jauh guna mengetahui ada atau tidaknya hilal.
c. Laboratorium Peradilan
Sesuai dengan namanya laboratorium ini berupa ruangan untuk menyelenggarakan praktikum persidangan (peradilan semu) yang dilengkapi dengan meja hakim, kursi terdakwa, meja penasehat hukum, dan peralatan persidangan lainnya.
Selain ketiga fasilitas tersebut, mahasiswa Prodi AS juga diberi fasilitas-fasilitas lain yaitu:
1. Ruang Kuliah Multimedia
2. Perpustakaan dengan buku yang lengkap
3. Laboratorium Bahasa
4. Laboratorium Komputer
5. Laboratorium Praktik Ibadah
6. Akses internet gratis (Hot Spot Area)
7. Pesantren Mahasiswa gratis selama 1 tahun
8. Studi Intensif Bahasa Arab dan Inggris
9. Bimbingan Intensif Qira’atul Kutub
10. Biro Konsultasi Tazkia

9. Praktikum
Selama mengikuti studi di Prodi AS STAIN Salatiga, mahasiswa akan mengikuti berbagai praktikum yang bertujuan membekali mereka agar memiliki kemampuan dan ketrampilan teknis untuk menunjang kelancaran tugas-tugas yang akan dilaksanakannya kelak. Adapun praktikum-praktikum yang terdapat di Prodi AS adalah:
a. Matakuliah Praktikum
Adapun yang dimaksud dengan matakuliah praktikum ialah kegiatan praktikum yang terprogram dan dikelola secara langsung oleh Pusat Pengembangan Praktikum (PPP). Matakuliah praktikum di lingkungan Prodi AS meliputi:
1) Praktikum Ibadah
Kegiatan ini meliputi: praktik perawatan jenazah, praktik shalat, praktik manasik haji, praktik khutbah dan praktik kultum.
2) Studi Banding
Adapun lembaga yang dijadikan tujuan studi banding adalah lembaga-lembaga yang memiliki kaitan dengan kompetensi keilmuan dengan Prodi AS seperti MA, KY, Mahkamah Konstitusi, MUI, KPK, Komnas HAM, Komnas Perempuan dll.
3) Praktikum Peradilan
Praktikum Peradilan dilaksanakan di Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri selama kurang lebih 5 minggu. Kegiatan ini terdiri dari pembekalan, observasi administrasi dan persidangan, praktik peradilan semu, penyusunan laporan dan yudisium
b. Praktikum Matakuliah
Adalah kegiatan praktikum sebagai latihan untuk memperdalam pengetahuan dan pemahaman mahasiswa atas konsep dan teori yang telah dipelajari dalam suatu matakuliah tertentu. Adapun matakuliah yang memerlukan praktikum adalah
NO
MATA KULIAH
SEMESTER

1 Ulumul Hadis III
2 Hukum Perkawinan Islam di Indonesia V
3 Metode Penelitian Hukum V
4 Hukum Acara Pidana VI
5 Hukum Acara Perdata VI
6 Hukum Acara Peradilan Agama VI
7 Ilmu Falak II VII
8 Sosiologi Hukum VII
9 Teknik Konsultasi dan Bantuan Hukum VII

c. Praktikum Qira’atil Kutub
Untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam penguasaan literatur berbahasa Arab, Prodi AS mewajibkan mahasiswa Prodi AS untuk mengikuti praktikum qira’atil Kutub mulai dari semester tiga sampai dengan semester enam. Pembelajaran ini dilakukan baik dengan sistem bandongan (dosen membacakan dan menjelaskan isi dari sebuah kitab kepada mahasiswa di dalam kelas) maupun sorogan (mahasiswa bergiliran satu per satu membaca kitab berbahasa Arab dan menjelaskan isinya di depan dosen). Praktikum ini bertujuan memberi bekal kepada mahasiswa untuk menguasai kitab-kitab fiqh dari sumbernya langsung (berbahasa Arab). Dengan demikian berarti juga meningkatkan kemampuan berbahasa Arab mahasiswa sehingga akan dihasilkan sarjana-sarjana hukum Islam yang berkualitas.
d. Praktikum Pengabdian Pada Masyarakat
Praktikum Pengabdian Pada Masyarakat diselenggarakan dengan cara mahasiswa tinggal bersama di lingkungan masyarakat selama jangka waktu yang ditentukan oleh Ketua STAIN. Kegiatan ini selanjutnya disebut KKN atau Kuliah Kerja Nyata. Adapun tujuan dari kegiatan tersebut ialah:
1) Mempersiapkan calon sarjana yang lebih menghayati dan memahami kompleksitas permasalahan yang langsung dihadapi masyarakat secara langsung.
2) Memperluas wawasan pemikiran serta belajar menanggulangi permasalahan secara praktis dan terpadu.
3) Mengembangkan pengetahuan agama, sikap dan ketrampilan mahasiswa melalui penerapan ilmu agama Islam, teknologi dan seni secara langsung di masyarakat.
4) Melatih mahasiswa untuk bekerja antar bidang keahlian secara terpadu.

10. Peluang
Sebagaimana disebutkan di atas bahwa Prodi AS didirikan di antaranya guna mencetak calon-calon hakim Pengadilan Agama. Implikasinya, sarjana Prodi AS juga dapat diterima sebagai panitera dan tenaga administrasi di PA. Kebijakan pemerintah untuk menyatuatapkan lembaga peradilan secara politis memperluas peluang alumni Prodi AS untuk dapat diterima sebagai hakim di semua lingkungan peradilan di Indonesia. Pemberlakuan UU No. 18/2003 tentang Advokat menambah peluang alumni Prodi AS di mana mereka dapat berprofesi juga sebagai pengacara (penasehat hukum) di semua lingkungan peradilan. Selain itu, Peraturan Mahkamah Agung Nomor 01 Tahun 2008 tentang prosedur mediasi, membuka peluang bagi alumni Prodi AS untuk berprofesi sebagai mediator dalam perkara-perkara perdata. Peluang lain adalah sebagai tenaga ahli hisab dan ru’yah di lingkungan Kemenag dan penghulu di KUA. Selain berbagai peluang di atas, alumni Prodi AS juga dapat menjadi dosen, peneliti dan pegawai di Lembaga Swadaya Masyarakat, lembaga pendidikan, kementerian agama, kantor notariat.

B. PROGRAM STUDI S-1 MANAJEMEN KEUANGAN SYARI’AH (MKS)
Program Studi S-1 Manajemen Keuangan Syari’ah (MKS) STAIN Salatiga akan menjawab kebutuhan sumberdaya insani sebagai konsekuensi pesatnya perkembangan lembaga keuangan syari’ah di Indonesia.
Sejak tahun ajaran baru 2010 Prodi MKS mulai menerima mahasiswa baru dengan SK Dirjen Diktis No. Dj.I/614/2009 tanggal 22 Oktober 2009 tentang Izin Pembukaan Program Studi S-1 pada PTAI tahun 2009.

1. Visi
Menjadi program studi unggulan dalam menyiapkan sumberdaya insani di bidang manajemen keuangan dan kewirausahaan berbasis syari’ah dengan mengedepankan nilai-nilai moral.

2. Misi
a. Mengembangkan program studi sebagai centre of research ilmu-ilmu manajemen keuangan syari’ah.
b. Memberikan layanan prima kepada mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan akademik dan profesionalisme di bidang manajemen keuangan syari’ah.
c. Menciptakan lulusan yang kompeten dan siap mengelola lembaga keuangan syari’ah.
d. Menciptakan calon pelaku bisnis dan wirausahawan yang jujur, amanah dan menguasai ilmu-ilmu keislaman dan manajemen keuangan syari’ah.
e. Menciptakan lulusan yang mampu mengembangkan ekonomi syari’ah.
f. Menciptakan lulusan yang menguasai teknologi keuangan syari’ah.
3. Tujuan
a. Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu-ilmu manajemen keuangan syari’ah.
b. Membentuk sarjana yang memiliki keahlian dalam bidang manajemen dan keuangan syari’ah.
c. Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan atau profesional yang dapat menerapkan dan mengembangkan ilmu-ilmu keislaman, teknologi dan ilmu manajemen keuangan.
d. Menyiapkan calon entrepreneur yang memiliki semangat kewirausahaan Islami.
e. Memelopori pengembangan studi manajemen keuangan syari’ah yang unggul.
f. Menghasilkan riset dibidang manajemen keuangan syari’ah.

4. Profesi Utama
a. Pegawai pada lembaga keuangan syari’ah
b. Pegawai keuangan pada instansi pemerintah/swasta
c. Akademisi dan peneliti dibidang keuangan syari’ah
1) Profesi Pilihan I:
Konsultan dan pengawas pada lembaga keuangan syari’ah
Kompetensi:
• Mampu memahami dan mengaplikasikan manajemen kelembagaan umat
Indikator:
• Mampu memahami dan mengaplikasikan manajemen syari’ah dalam bidang zakat, wakaf dan asuransi
• Mahasiswa mampu memahami pengertian, dalil dan mengaplikasikan penghitungan asuransi syari’ah

2) Profesi Pilihan II:
Wirausahawan berwawasan syari’ah
Kompetensi:
• Mampu merintis dan mengelola lembaga keuangan/bisnis
Indikator:
• Mampu memahami tehnik perencanaan dan penilaian kelayakan bisnis berdasarkan ajaran Islam
• Mempraktikkan kemampuan teoritis dalam dunia usaha, bahkan mendirikan usaha bisnis mikro

5. Kurikulum
Kurikulum Program Studi S-1 Manajemen Keuangan Syari’ah (MKS) dirancang berbasis kompetensi. Pengembangan kurikulum melibatkan seluruh stakeholder meliputi dosen, praktisi lembaga keuangan, lulusan perbankan syari’ah dan pemuka masyarakat. Beban kredit 156 SKS yang harus ditempuh mahasiswa dengan target 8 semester. Sistem pembelajaran dirancang untuk mendukung penyelesaian kuliah tepat waktu dan berkualitas.
Kompetensi mahasiswa prodi MKS dibangun dengan memberikan knowledge, skill dan attitude yang cukup. Tiga hal tersebut dimasukkan dalam segenap kegiatan pembelajaran baik perkuliahan di kelas, praktikum, perkuliahan luar kelas dan budaya akademis.

6. Fasilitas Pendukung
• Laboratorium manajemen keuangan syari’ah.
• Kelas multimedia.
• Hot spot di areal kampus STAIN Salatiga.
• Perpustakaan dengan koleksi buku lengkap dan layanan berbasis komputer.
• Studi intensif bahasa asing (arab dan inggris).
• Sarana dan prasarana olah raga serta pengembangan minat dan bakat.
• Asrama mahasiswa gratis selama satu tahun.

7. Dosen Program Studi
Mahasiswa Program Studi S-1 Manajemen Keuangan Syari’ah (MKS) dibimbing oleh dosen-dosen yang berpengalaman dan telah bergelar S-2 serta calon doktor dari berbagai perguruan tinggi berkualitas. Dosen Program Studi S-1 Manajemen Keuangan Syari’ah (MKS) memiliki latar belakang ilmu-ilmu keislaman, ekonomi Islam dan ekonomi konvensional.

8. Mahasiswa
Mahasiswa Program Studi S-1 Manajemen Keuangan Syari’ah (MKS) STAIN Salatiga memiliki basis intelektual yang cukup kuat untuk dikembangkan. Hal ini diperoleh melalui sosialisasi yang terencana dan proses seleksi yang baik. Calon mahasiswa yang memiliki bakat dan prestasi unggulan menjadi tambahan keunggulan untuk menjadi mahasiswa prodi Manajemen Keuangan Syari’ah.

9. Beasiswa
Untuk meningkatkan minat belajar dan keberhasilan perkuliahan disediakan beberapa beasiswa:
• Beasiswa prestasi dari STAIN Salatiga.
• Beasiswa Supersemar
• Beasiswa Kemenag. RI.
• Beasiswa bagi mahasiswa yang memiliki bakat khusus.

C. PROGRAM STUDI S-1 HUKUM EKONOMI SYARI’AH

1. Visi
Visi Program Studi S-1 Hukum Ekonomi Syari’ah Jurusan Syari’ah STAIN Salatiga adalah terkemuka dalam pembinaan hukum ekonomi syari’ah demi pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat.

2. Misi
Misi Program Studi S-1 Hukum Ekonomi Syari’ah Jurusan Syari’ah STAIN Salatiga adalah:
a. Menyiapkan peserta didik sebagai ahli atau praktisi hukum ekonomi syari’ah yang memiliki komitmen terhadap nilai-nilai keadilan dan moral.
b. Mengembangkan ilmu hukum Islam melalui penelitian dan riset dalam rangka pembinaan hukum ekonomi syari’ah di Indonesia.
c. Memelihara, membina, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai keislaman pada setiap aktivitas pendidikan dan layanan kehidupan masyarakat.
d. Menyebarluaskan nilai-nilai keadilan dan spiritual hukum Islam melalui kegiatan masyarakat dalam ranah hukum ekonomi syari’ah dalam bentuk bantuan hukum, penyuluhan dan lain-lain.

3. Tujuan
Tujuan Program Studi S-1 Hukum Ekonomi Syari’ah adalah:
a. Menyelenggarakan pendidikan ilmu hukum ekonomi syari’ah yang selaras dengan tuntunan hidup Islami untuk kepentingan ilmu pengetahuan.
b. Menghasilkan Sarjana Hukum Islam memiliki kemampuan akademik dan profesional di bidang ilmu hukum ekonomi syari’ah.
c. Menyebarluaskan informasi tentang ilmu hukum ekonomi syari’ah untuk kepentingan peningkatan taraf kehidupan masyarakat dan pengembangan khazanah kebudayaan nasional.
d. Mengadakan penelitian-penelitian dengan berbagai pendekatan dan wilayah yang memungkinkan dalam rangka mengembangkan kajian ilmu hukum ekonomi syari’ah.

4. Kompetensi Lulusan
Kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa setelah menempuh pendidikan Program Studi S-I Hukum Ekonomi Syari’ah adalah:
a. Menguasai konsep-konsep hukum ekonomi syari’ah, baik dalam perspektif hukum Islam (Fiqh Muamalah) maupun perundang-undangan di Indonesia.
b. Menjadi tenaga peradilan di bidang hukum ekonomi syari’ah yang objektif, profesional dan menjunjung tinggi keadilan.
c. Memiliki sifat responsive terhadap kasus-kasus hukum ekonomi syari’ah serta, inovatif dan kreatif dalam pengembangan kajian hukum ekonomi syari’ah.
d. Memiliki ketrampilan memberikan bantuan hukum baik litigasi maupun non litigasi, khususnya di bidang hukum ekonomi syari’ah.
e. Memiliki komitmen keilmuan dan profesionalisme sebagai praktisi peradilan hukum ekonomi syari’ah.
Di samping kompetensi utama tersebut, lulusan Program Studi S-I Hukum Ekonomi Syari’ah Jurusan Syari’ah STAIN Salatiga memiliki kompetensi tambahan yaitu:
a. Mampu mengenali potensi diri dan memanfaatkannya untuk kepentingan diri, keluarga dan masyarakat luas.
b. Mampu berkomunikasi dengan Bahasa Arab atau Inggris untuk menghadapi persaingan global.
c. Mampu memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk mengolah data, menampilkan ide, dan berkomunikasi berbasis internet.
d. Mampu menerapkan alat-alat analisis seperti statistik dan matematika untuk memahami model-model kajian di bidang ekonomi.
e. Mempunyai komitmen untuk mendorong semua pihak menerapkan nilai-nilai Islam dalam dunia ekonomi dan perbankan.

D. PROGRAM STUDI DIPLOMA TIGA (D-III) PERBANKAN SYARI’AH
Saat ini lembaga keuangan syari’ah di Indonesia maupun di dunia, tengah mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Pertumbuhan ini tidak saja dialami oleh lembaga keuangan bank, tetapi juga lembaga keuangan non bank seperti asuransi syari’ah, pasar modal syari’ah, gadai syari’ah dan Multi Level Marketing (MLM) syari’ah.
Di lingkungan perbankan syari’ah, saat ini kebutuhan untuk membuka banyak cabang kantor kas di seluruh pelosok tanah air cukup besar. Kondisi ini menyebabkan kebutuhan akan akademisi dan praktisi ekonomi syari’ah sangat tinggi. Untuk mempersiapkan Sumber Daya Insani (SDI) yang siap bersaing dalam mengelola dan mengembangkan ekonomi Islam, khususnya di perbankan syari’ah inilah Program Diploma Tiga (D-III) Perbankan syari’ah ini didirikan.
Berawal dari nama Program Studi Keuangan dan Perbankan Islam (KPI), Program studi ini kemudian berubah nama menjadi : Perbankan Syari’ah (PS) STAIN Salatiga berdiri dengan landasan yuridis SK. No. Dj. I/690/2009 Tanggal 12 November 2009. Pembukaan awal ditandai dengan penerimaan mahasiswa baru pada tahun 2002

1. Visi
Visi Program Studi Diploma Tiga (D-III) Perbankan Syari’ah adalah:
a. Menjadi pusat unggulan (center of excellence) dari Perguruan Tinggi Agama Islam dengan senantiasa mengedepankan nilai-nilai moral.
b. Menjadi pioner dalam mewujudkan kualitas pendidikan dan kualifikasi profesional pelaku ekonomi Islam baik di bidang lembaga keuangan bank syari’ah dan non bank syari’ah maupun sektor bisnis syari’ah lain.

2. Misi
Misi Program Studi Diploma Tiga (D-III) Perbankan Syari’ah adalah:
a. Memberikan layanan kepada mahasiswa dalam menciptakan profesionalisme perilaku, sikap dan ketrampilan bidang manajemen keuangan syari’ah.
b. Memelihara, membina, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai keislaman pada setiap aktivitas pendidikan dan layanan kehidupan masyarakat.
c. Menyebarluaskan dan mengembangkan etika bermuamalat yang memiliki dasar moral keislaman dalam kehidupan individu dan sosial.

3. Tujuan
”Membentuk Profesional Muda yang Berprestasi dan Berakhlaqul Karimah”.

4. Kurikulum
Program Diploma Tiga (D-III) Perbankan Syari’ah dirancang dengan menempuh 122 Satuan Kredit Semester (SKS) yang ditargetkan selesai dalam 6 semester. Lulusan program ini diberikan gelar akademik Ahli Madya dalam bidang Perbankan Syari’ah.
Di samping proses pembelajaran inti melalui perkuliahan, di akhir masa perkuliahan mahasiswa diberikan wahana untuk memperkuat kompetensi sesuai minat mahasiswa, diantaranya adalah: Penelitian, on the job training di lembaga keuangan dan perbankan, studi kelayakan dan praktik bisnis syari’ah

5. Kompetensi Lulusan
Kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa setelah menempuh pendidikan Program Studi Diploma Tiga (D-III) Perbankan Syari’ah adalah:
a. Memiliki pengetahuan tentang filsafat, teori, mekanisme dan kaedah-kaedah manajemen keuangan (bank dan non bank) syari’ah.
b. Memiliki pengetahuan yang komprehensif tentang teori dan konsep-konsep pengelolaan keuangan syari’ah.
c. Memiliki pengetahuan yang mendalam tentang praktik-praktik keuangan bank dan non bank syari’ah.
d. Memiliki pengetahuan penunjang tentang keuangan syari’ah.
e. Memiliki ketrampilan untuk menjelaskan dan melaksanakan konsep keuangan bank dan non bank syari’ah sesuai dengan tuntutan pasar.
f. Memiliki komitmen dalam pengembangan keuangan syari’ah.

6. Prospek Karier
Potensi dan peluang untuk berkarir di lembaga keuangan syari’ah baik sebagai akademisi maupun praktisi (pekerja profesional) sangat terbuka lebar.

7. Mitra Kerjasama
Untuk mendekatkan lulusan dengan dunia kerja, Program Studi Diploma Tiga (D-III) Perbankan Syari’ah ini telah melakukan kerjasama dengan lembaga perbankan dan keuangan syari’ah seperti BMI Cab. Solo, BMI Cab. Klaten, BMI Cab. Magelang, BMI Cab. Yogyakarta, BTN Syariah Cab. Solo, BNI Syariah Cab. Solo, BSM Cab. Klaten, BSM Cab. Ungaran, BRI Syariah Cab. Solo, Pegadaian Syariah Solo, Asuransi Takaful Solo, dan juga berbagai Baitul Maal wat Tamwil (BMT) di Salatiga, Kabupaten Semarang, Boyolali, Klaten dan kota lain.

8. Dosen Program Studi
Selama perkuliahan mahasiswa akan dibimbing oleh dosen-dosen yang telah bergelar S-2 dan calon Doktor dari berbagai perguruan tinggi berkualitas. Sebagian dosen memiliki latar belakang keilmuan ekonomi konvensional dan sebagian lainnya berlatar-belakang keilmuan ekonomi Islam. Untuk memperkuat eksistensi keilmuan, ditargetkan pada tahun 2012 program studi ini akan memiliki enam dosen yang bergelar Doktor dari berbagai perguruan tinggi negeri terkemuka.

9. Fasilitas dan Keunggulan
• Laboratorium Syari’ah Banking Operational Procedure dan BMT, dan Kelas Komputer berbasis perbankan.
• Hot spot di seluruh kampus STAIN Salatiga.
• Ruang perkuliahan multimedia.
• Perpustakaan dengan koleksi buku lengkap dengan layanan berbasis komputer
• Disediakan ma’had (asrama) gratis selama satu tahun untuk mendukung pembelajaran agama dan ketrampilan berbahasa asing (Bahasa Arab dan Inggris).
• Sistem pembelajaran yang mendukung penyelesaian kuliah tepat waktu.
• Biro konsultasi mahasiswa.
• Fasilitas olahraga dan pengembangan bakat/minat lainnya.

10. Beasiswa
There is will there is way (Dimana ada kemauan di situ ada jalan). inilah semboyan yang tepat untuk kuliah di Program Studi D-III Perbankan Syari’ah Jurusan Syari’ah STAIN Salatiga. Untuk mengantarkan kesuksesan bagi yang memiliki minat belajar tinggi di sediakan dua jenis beasiswa:
 Beasiswa prestasi dari STAIN Salatiga, Yayasan Supersemar, dan Kementerian Agama RI Jakarta. Tahun 2010 dialokasikan sejumlah 695 orang, khusus untuk mahasiswa baru tersedia sejumlah 195 orang.
 Beasiswa bebas SPP semester I-VII bagi para hafidz Al-Qur’an yang dinyatakan lulus oleh tim STAIN Salatiga.

11. Lokasi Kampus
Kampus STAIN Salatiga berada di pusat kota Salatiga, berdekatan dengan Kantor Pemkot, Polres, Lapangan Pancasila, RSUD, Kantor Diknas, dan Stadion Kridanggo. Salatiga adalah sebuah kota yang sejuk, religius, banyak dikunjungi turis, biaya hidup relatif murah sehingga sangat representatif dan nyaman untuk studi dan mengembangkan kedewasaan.

BAB III
STRUKTUR ORGANISASI DAN PENGELOLA JURUSAN SYARI’AH

A. Struktur Organisasi dan Pengelola Jurusan Syari’ah STAIN Salatiga

Pejabat Jurusan Syari’ah STAIN Salatiga periode saat ini (2010 – 2014) adalah:
 Ketua Jurusan Syariah : Drs. Mubasirun, M.Ag
 Sekretaris Jurusan Syari’ah : Dra. Siti Zumrotun, M.Ag.
 Kaprodi Ahwal Al-Syakhshiyyah : Ilyya Muhsin, S.HI., M.Si.
 Kaprodi Manajemen Keuangan Syari’ah : Faqih Nabhan, S.E,M.M.
 Kaprodi Hukum Ekonomi Syari’ah :
 Kaprodi Perbankan Syari’ah : Abdul Aziz,NP.,M.M

BAB IV
DOSEN, KARYAWAN, MAHASISWA DAN ALUMNI

A. DOSEN
NO. NAMA MKK NO NAMA / NIP MKK
1. Prof. Dr. H. Muh. Zuhri, M.A. Hadits
17 Drs. H. Alfred L, M.SI..
Ekonomi Islam
2. Drs. Badwan, M.Ag.
Fiqh 18 H. Agus Waluyo, M.Ag.
Ekonomi Islam
3. Drs. Mubasirun, M.Ag.
Bahasa Arab 19 Drs. H. Imam Baihaqi, M.Ag.
Bahasa Arab
4. Drs. Machfudz, M.Ag.
Fiqh
20 Abdul Aziz NP, M.M.
Ekonomi Islam
5. Dra. Siti Zumrotun, M.Ag.
Tarikh Tasyrik 21 Hikmah Endraswati, M.Si.
Ekonomi
6. Benny Ridwan, M.Hum.
Filsafat 22 Faqih Nabhan, S.E., M.M.
Ekonomi
7. Dr. Adang Kuswaya, M.Ag.
Tafsir 23 Anton Bawono, M.Si.
Ekonomi
8. Tri Wahyu Hidayati, M.Ag.
Ushul Fiqh 24 Nafis Irkhami, M.Ag., M.A.
Ekonomi Islam
9. Moh. Khusen, M.Ag., M.A.
Tafsir 25 Desi Trisnawati, M.M.
Ekonomi
10. Heni Satar Nurhaida, M.Si.
Ilmu Hukum 26 Ari Setiawan, M.M.
Bahasa Inggris
11. Evi Ariyani, M.H.
Hukum 27 Mochlasin, M.Ag.
Ekonomi Islam
12. Luthfiana Zahriani, M.H.
Hukum 28 Ahmad Mifdlol Muthohar, M.SI.
Ekonomi Islam
13. Munajat, M.A.
Ushul Fiqh 29 Fetria Eka Yudiana, M.Si.
Ekonomi
14. Ilyya Muhsin, S.HI., M.Si.
Sosiologi Hukum 30 Wiwin Kurniasari, SE,M.Si,Akt Ekonomi
15. Farkhani, S.H., S.HI., M.H.
Hukum 31 Taufikur Rahman, SE,M.Si Ekonomi
16. M. H. Yusuf K., S.HI., M.H.
Hukum

B. KARYAWAN
NO NAMA JENIS TENAGA
1 Himmi Naf’an UMUM
2 Tatik Nurhasanah, S.E. Adminsitrasi Akademik
3 Lilik Oktavianisari, A.Md Administrasi Akademik
4 Supardi, S.Si Pustakawan
5 Siti Mukaromah Fikriyah,S.PdI. Pustakawan
6 Basori Administrasi Perpus

C. MAHASISWA
Jumlah mahasiswa Jurusan Syari’ah STAIN Salatiga yang tercatat aktif 2010/2011 adalah 296 mahasiswa.

D. ALUMNI
Sampai saat ini Jurusan Syari’ah STAIN Salatiga telah meluluskan 9 angkatan untuk Program Studi Ahwal Al-Syakhshiyyah dan 6 angkatan untuk Program Studi D-3 Perbankan Syari’ah. Alumni dari Jurusan Syari’ah STAIN Salatiga telah bekerja di beberapa instansi baik instansi pemerintah maupun swasta. Mulai dari Dosen, Notaris, Pengajar/guru, Pengadilan Agama (PA), KUA, Kementerian Agama, Bank Syariah, BMT, KSP, Pemda/Pemkot, Pegawai administrasi STAIN Salatiga, Pegawai di Madrasah. Diantara mereka ada yang sudah diangkat sebagai PNS dan banyak juga yang masih Wiyata Bakti. Banyak juga alumni yang menekuni di bidang kewiraswastaan atau menjadi wirausahawan.

BAB V
ORGANISASI PENUNJANG JURUSAN

Organisasi yang merupakan penunjang kegiatan – kegiatan yang ada di Jurusan Syari’ah adalah:
1. LKBHI (Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Islam)
2. Organisasi kemahasiswaan STAIN Salatiga:
a. DPM (Dewan Perwakilan Mahasiswa)
b. BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa)
c. UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa)

No Unit Kegiatan Mahasiswa Aktivitas
1 Resimen Mahasiswa Mahadipa Pendidikan Bela Negara dan Kepemimpinan Khusus
2 Racana Kusuma Dilaga-Woro Srikandi Kepramukaan, Pengabdian Masyarakat, dan SAR
3 Lembaga Pers Mahasiswa Jurnalistik dan Forum Kajian
4 Koperasi Mahasiswa Fatawa Perkoperasian dan Kewirausahaan
5 STAIN Sport Club Olah raga, sepakbola, tenis meja, bulu tangkis,volley,karate, tae Kwondo, dsb
6 STAIN Music Club Seni Musik
7 Teater Getar Teater dan seni peran
8 Communicative English Club (CEC) Kebahasaan (Inggris)
9 Ittaqo Kebahasaan (Arab)
10 Mittapasa Pencinta Alam, Lingkungan dan SAR

d. Lembaga Khusus
No Lembaga Khusus Aktivitas
1 Lembaga Dakwah Mahasiswa Koordinasi dan Konsultasi kegiatan dengan P3M STAIN tentang pengabdian masyarakat, dakwah bil hal dan lisan, desa binaan dsb
2 Jami’atul Qura’ wal Huffadh Mahasiswa Koordinasi pelaksana musabaqoh tilawatil Qur’an, Musabaqoh Tahfidhul Qur’an, Cerdas Cermat Isi Kandungan Al Qur’an tingkat mahasiswa

e. HMJ Syari’ah (Himpunan Mahasiswa Jurusan Syari’ah)
f. FMPS (Forum Mahasiswa Program Studi)
 Kelompok Studi Ekonomi Islam
Penyelenggaraan kegiatan yang berhubungan dengan kepemimpinan, penalaran, minat dan bakat dalam bidang Ekonomi Islam

BAB VI
PENUTUP
Keberadaan Jurusan Syari’ah STAIN Salatiga sampai saat ini mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat Salatiga dan sekitarnya. Profil Jurusan Syari’ah ini dibuat dengan maksud untuk lebih mengenalkan Jurusan Syari’ah STAIN Salatiga ini kepada masyarakat yang lebih luas dan semoga buku profil ini bisa memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai Jurusan Syari’ah STAIN Salatiga.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>