Penyerahan Serempak Mahasiswa Magang dari Fak. Syari’ah IAIN Salatiga

Senin  13 Juli 2020 secara serempak Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga menyerahkan seluruh mahasiswa Magang di instansi Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, KPU, Komisi Yudisial, Kemenkumham, Notaris, Kantor SETDA, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Kantor Urusan Agama, Kantor Pengacara/Advokat, Kantor Kecamatan, Lembaga Bantuan Hukum dan lembaga lain sesuai kompetensi mahasiswa Fakultas Syari’ah dengan memperhatikan aturan protokol Covid-19. Dalam Praktikum Pengembangan Profesi Tahun ini mahasiswa melaksanakan magang berbasis wilayah selama 1 bulan lamanya.

Adapun target dari proses Praktikum Pengembangan Profesi Tahun ini ialah

  1. Mahasiswa memahami profile lembaga atau instansi tempat praktikum yang meliputi sejarah, kewenangan, dan struktur organisasi.
  2. Mahasiswa memahami kegiatan operasional lembaga atau instansi tempat praktikum.
  3. Mahasiswa memahami persoalan-persoalan yang berkaitan dengan bidang hukum di tempat praktikum.

398 Mahasiswa FASYA IAIN Salatiga ikuti Pembekalan Praktikum Pengembangan Profesi Via Daring

Salatiga– Di tengah masa pandemic Covid-19 yang belum juga berakhir ini, Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga mengadakan pembekalan secara online, Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pembekalan internship tahun ini diselenggarakan melalui media zoom dengan menghadirkan lima narasumber yaitu sebagai berikut: Prodi HTN: Kepala Kejaksaan Negeri Salatiga, Prodi HKI: Sirojudin, S.H.I., M.H.I. (Kepala KUA Kec. Sidorejo), Evi Ariyani, S.H., M.H. (Akademisi), HES: Dr. Fakih Nabhan, M.M. (Direktur BMT Ramadhana), Ekhwan Zamrudi, S.H., M.Kn (Notaris Kab Semarang).

Adapun proses pembekalan magang pada tahun ini dilaksanakan sebanyak 3 kali. Pertama Program Studi Hukum Tata Negara dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 7 Juli 2020, sedangkan Prodi Hukum Ekonomi Syari’ah dilaksanakan pada hari rabu tanggal 8 Juli 2020, adapun Program Studi Hukum Keluarga Islam dilaksanakan Pada hari kamis tanggal 9 Juli 2020

Pada tahun ini jumlah peserta magang Fakultas Syari’ah sebanyak 398 mahasiswa dari 3 Program Studi. Sedangkan jumlah total tempat magang sebanyak 121 tempat.

Dalam Sambutannya Dr. Siti Zumrotun, M.Ag. selaku Dekan Fakultas Syari’ah menjelaskan, bahwa kegiatan Praktikum Pengembangan Profesi atau magang bagi mahasiswa merupakan kegiatan yang masuk dalam kurikulum Fakultas Syari’ah IAIN Salatiga. Melalui kegiatan magang ini, Pimpinan berharap para mahasiswa yang nantinya terjun di lapangan selain mendapatkan pengalaman, Mahasiswa mampu menguasai teori dan praktek di bidang hukum khususnya dalam menyelesaikan persoalan-persoalan hukum secara litigasi dan non litigasi.

Melihat kondisi pandemic sekarang ini, Wakil Dekan I Bagian Akademik menekankan akan pentingnya protokol kesehatan untuk seluruh mahasiswa peserta magang di tempat magang nantinya.

Berbeda pada tahun tahun sebelumnya, bahwa pada tahun ini magang berbasis pada wilayah, mahasiswa bisa melakukan magang di daerahnya masing-masing. Dengan kegiatan praktikum pengembangan profesi ini  diharapkan menjadi wahana yang representatif bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmunya di berbagai instansi meliputi Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, KPU, Komisi Yudisial, Kemenkumham, Notaris, Kantor SETDA, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Kantor Urusan Agama, Kantor Pengacara/Advokat, Kantor Kecamatan, Lembaga Bantuan Hukum dan lembaga lain sesuai kompetensi mahasiswa Fakultas Syari’ah dengan menyesuaikan tempat tinggal mahasiswa peserta PPP/Magang

Tanggap Pandemi Covid-19, Alumni beserta Mahasiswa HTN bagikan masker secara gratis

Fasya– Dalam rangka ikut andil mendukung himbauan pemerintah guna menghindari wabah covid-19, alumni dan mahasiswa HTN FaSya IAIN Salatiga memberikan masker gratis kepada masyarakat di lingkungan Kota Salatiga (06-07-2020).

Pada masa New Normal yang sudah berlangsung di Salatiga mulai dari tanggal 01 Juli 2020 masih ada beberapa masyarakat belum sepenuhnya mengikuti himbauan pemerintah untuk social distance, pakai masker, dan untuk sering cuci tangan. Sehingga alumni beserta mahasiswa HTN tergerak hatinya untuk ikut mensosialisasikan himbauan tersebut dengan memberikan masker ke masyarakat dengan gratis.

Pembagian masker dilaksanakan di perempatan Jalan Lingkar Selatan tepatnya di kelurahan Kecandran, Salatiga. Utamanya pada masyarakat yang berkendara dengan tidak menggunakan masker. Seiring dengan pemberian masker, alumni beserta mahasiswa HTN sedikit ikut mensosialisaikan untuk masyarakat pengendara kendaran untuk menjaga dari wabah covid-19 dengan selalu membawa masker ketika keluar rumah.

Kegiatan tersebut juga didukung oleh para prajurit Angkatan Darat Kota Salatiga yang bersama memberikan masker secara gratis.

Kewirausahaan Menjadi Perhatian Fakultas Syari’ah Dalam Membekali Mahasiswanya

Fakultas Syari’ah-Dunia nyata setelah melewati bangku perkuliahan sering menjadi tantangan yang menakutkan bagi sebagian pihak. Tidak jarang timbul opini yang menyatakan bahwa Perguruan Tinggi (PT) adalah pencetak pengangguran yang tinggi. Alasan opini tersebut tidak bisa disalahkan melihat banyak alumni PT sulit mencari pekerjaan karena keinginan besar mereka untuk m,enjadi pegawai yang duduk manis tidak banyak mengeluarkan tenaga kasar.

Fenomena nyata menjelaskan banyak mereka alumni yang takut atau beralasan belum memiliki wawasan dalam kewirausahaan sehingga lebih memilih untuk menunggu tawaran pekerjaan kantoran. Padahal bagi mereka yang sudah menjadi pegawai tidak bisa menghindari resiko ancaman PHK yang sewaktu-waktu datang kepadanya.

Menjawab fenomena dan tantangan untuk membekali alumninya, Fakultas Syari’ah memberikan Mata Kuliah Wajib pada kurikulum masing-masing jurusan. Metode penyampaiannya untuk pembekalan serta memotivasi mahasiswa agar terjun ke dunia kewirausahaan, serta di akhir kuliah diberikan tugas untuk observasi lapangan terhadap kegiatan-kegiatan wirausaha yang telah berlangsung di masyarakat saat ini.

Lebih serius lagi dalam membekali mahasiswanya, Fasya gelar Praktikum Mata Kuliah Kewirausahaan dengan menghadirkan narasumber yang sudah sukses dan sudah memiliki pengalaman naik turunnya dunia usaha. Edy Santoso, S.Pd sebagai Pemilik Usaha Mie Ayam Tunggal yang sudahg memiliki beberapa cabang serta Nor Mohammad Abdoeh, S.H.I., M.H.I. sebagai Pemilik Usaha Enting-enting Gepuk Taj Mahal Salatiga.

Praktikum perkuliahaan yang diselenggarakan di Aula Fasya pada Rabu, 11-12-2019. Acara dibuka langsung oleh Ketua Program Studi Hukum Tata Negara, Farkhani, M.H.I., M.H. Dalam sambutannya Farkhani menegaskan kepada mahasiswa bahwa menjadi pengusaha itu lebih menjanjikan untuk menjadi sukses daripada hanya berpikir untuk duduk manis menjadi orang kantoran saja tanpa ada penghasilan lain.

Antusias mahasiswa peserta praktikum semakin fokus ketika kedua narasumber menyampaikan kisi-kisi untuk menumbuhkan mental pengusaha dan bagaimana mengawalinya.